Soppeng -Soppeng.Today -Kepala Desa se-Kabupaten Soppeng dijadwalkan akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai Jumat, 11 Juli hingga Sabtu, 15 Juli 2025 di Hotel Almadera, Makassar,9 Juli 2025
Namun, pelatihan ini mengundang sorotan publik lantaran besarnya anggaran yang harus dikeluarkan. Setiap peserta dikenai biaya sebesar Rp3 juta, sehingga diduga total dana yang akan terkumpul dari seluruh desa mencapai Rp147 juta.
Di tengah dorongan efisiensi anggaran yang terus disuarakan oleh Pemerintah Pusat, penggunaan dana desa untuk keperluan seperti Bimtek kembali menjadi perbincangan hangat. Banyak pihak mempertanyakan urgensi dan kegiatan tersebut, apalagi jika dilihat dari tempat pelaksanaannya yang berada di luar daerah.
“Kalau efisiensi hanya jadi jargon, dan kegiatan seperti ini terus terjadi tanpa pengawasan yang jelas, maka upaya penghematan anggaran hanya tinggal slogan,” ungkap seorang pengamat kebijakan publik di Sulsel yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari pihak BKKBN maupun Pemerintah Kabupaten Soppeng terkait rincian materi dan output yang diharapkan dari Bimtek tersebut.
Dengan anggaran desa yang terbatas dan kebutuhan pembangunan yang masih banyak di tingkat lokal, masyarakat berharap setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberi dampak nyata, bukan sekadar kegiatan formalitas belaka.