IMG20210628095456_00_copy_700x400

Warga Kelurahan Ompo Antusias Ikuti Vaksinasi, Ini Yang dilakukan Lurah Andi Wirna

Soppeng Today – Hari ini warga Kelurahan Ompo Kecamatan Lalabata Soppeng antusias mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Mereka berbondong-bondong hadir di pagi hari di kantor Lurah Ompo untuk mendaftar mengikuti vaksinasi, Senin, 28/6/2021.

IMG20210628095958_00_copy_700x450

Kesuksesan Lurah Ompo Andi Wirna Risfani, S.Sos mengajak warga mengikuti Vaksinasi bukan tanpa sebab. Sepekan sebelumnya A. Wirna Risfani didampingi aparat kelurahannya mengungunjungi warganya secara door to door dan memberikan pengarahan tentang pentingnya Vaksinasi guna menekan penyebaran masif Covid-19 dan demi keselamatan warga masyarakat dari pandemi ini.

Selain itu dengan cara pendekatan keleluargaan dan ramah tamahnya mementahkan rasa keraguan warga tentang suntikan vaksin dan memberi pemahaman pada warganya bahwa tidak semena mena masyarakat langsung disuntik vaksin akan tetapi diperiksa dulu kesehatannya jika ada penyakit yang yang kontra indikasi dengan vaksin tidak akan diberikan suntikan vaksin

IMG20210628095511_00_copy_700x450

“Warga yang menderita penyakit tertentu kita tidak akan didaftar sebagai penerima suntikan vaksin,” ucapnya

Andi Wirna merinci, penyakit yang tidak bisa diberikan suntikan vaksin antara lain yakni:

-Terkonfirmasi menderita Covid-19
-Sedang hamil atau menyusui

-Mengalami gejala ISPA, seperti batuk, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir

-Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat atau suspek atau konfirmasi atau sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19 sebelumnya

-Memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya (untuk vaksinasi ke-2)

-Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah

-Menderita penyakit jantung (gagal jantung atau penyakit jantung koroner)

-Menderita penyakit autoimun sistemik (SLE atau lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya

-Menderita penyakit ginjal (penyakit ginjal kronis atau sedang menjalani hemodialysis atau dialysis peritoneal atau transplantasi ginjal atau sindroma nefrotik dengan kortikosteroid

-Menderita penyakit Reumatik Autoimun atau Rhematoid Arthritis

-Menderita penyakit saluran pencernaan kronis

-Menderita penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun

-Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfusi

-Apabila berdasarkan pengukuran tekanan darah didapati hasil 140/90 atau lebih.

“Jadi meski warga meminta untuk di vaksin tapi mengalami penyakit seperti diatas kita tidak daftar sebagai peserta penerima suntikan vaksin,” ungkapnya.

“Sudah 353 masyakat yang mendaftar vaksin sampai jam 11.50 ini. Ini di dua lingkungan Lawo dan Ompo dan jumlah ini diperkirakan akan masih terus bertambah,” ucap Lurah Ompo A. Wirna.

” Itu untuk vaksin tahap pertama namun ada juga yang mengikuti vaksinasi yang ke dua bagi yang sudah pernah mengikuti vaksinasi pertama, karena ada banyak warga yang mengikuti vaksin pertama yang diadakan sebelumnya di Puskesmas Malaka,” tutupnya.

IMG20210628095742_00_copy_700x450

Dari pantauan wartawan media ini terlihat warga dari pagi hari jam 7.30 sudah berkumpul di kantor lurah ompo untuk mendaftarkan diri untuk di vaksin selanjutnya menunggu antrian sambil memegang kartu keluarga masing-masing. Terlihat juga petugas medis kewalahan menangani bludaknya warga yang akan di vaksin.

Terkonfirmasi terakhir warga Kelurahan Ompo yang mengikuti Vaksinasi sebanyak 463 orang. (AT)