IMG_20200206_135149-700x400

Wakasek SMK Karya Tekhnik, Akui Ada Pungutan 400 Ribu Per Siswa, Ini Alasannya

Soppeng Today – Setelah terbit pada pemberitaan sebelumnya yang ber judul, “Ada Sekolah di Soppeng Diduga Adakan Pungli Berkedok Sumbangan”. Wakil Kepala SMK Karya Tekhnik tidak menampik adanya pungutan tersebut.

Dijelaskan Waka Sek SMK Karya Teknis Nuryamin, S,Pd. MM bahwa selama ini sekolah memang memilik dana Bos sebesar 336.400.000 diantara 229 siswa namun tidak cukup untuk membiayai kegiatan sekolah.

“Sumber dana kita selama ini kan ada Dana Bos. Cuma dana Bos itu tidak mencukupi, kalau di fokus di ujian ini, ada pos pos lain yang tidak terpenuhi,” kata Nuryamin saat ditemui diruangannya, Kamis (6/2/2020)

Masalahnya lanjut Nuryamin, Ada ujian Sekolah nanti pengawasnya yang turun akan dibayar, kemudian ada ujian Nasional berbasis computer selama 4 hari ini juga nanti pengawasnya akan dibayar dan yang paling banyak nanti makan dana yakni uji kompetensi kejuruan

“Olehnya itu kata Nuryamin, kita mengundang orang tua siswa untuk diminta partisipasinya dan kesepakatan bersama,” jelas dia.

Nuryamin juga mengakui jika hal ini bukan sumbangan akan tetapi hasil rapat komite

“Dari tahun lalu juga begitu, tapi kalau mereka tidak mampu kita juga tidak bisa paksakan. Tapi ini sudah menjadi ketetapan Komite Sekolah,” ungkapnya.

Atas masalah ini, ada beberapa orang tua siswa yang tidak menghadiri rapat Komite ini dan telah ditetapkan sebanyak 400 ribu per siswa. Orang tua siswa tersebut mengeluh dengan beban yang dianggapnya terlalu tinggi ini.

Menanggapi itu, Wakasek Nuryamin mengatakan, “Diantara 100 lebih orang tua siswa yang diundang yang hadir hanya 26 orang. Akan tetapi sudah menjadi keputusan bersama bahwa yang tidak hadir dianggap sudah sepakat semua,” pungkasnya. (AT)