IMG-20190917-WA0006-700x375

Supriansa Subuh Berjamaah di Soppeng?, Ada Apa?

Soppeng Today – Masih belum hilang ingatan kita, Supriansa yang Getol melakukan sholat Subuh Berjamaah dengan masyarakat di Masjid Masjid yang ada di Soppeng

Kini bukan lagi Supriansa, akan tetapi, oleh Sekda Soppeng Andi Tenri Sessu yang kali ini kiat melakukan sholat Subuh berjamaah yang awal ini dilaksanakan di Masjid NURUL YAQIN, Lenrang Desa Jampu Kecamatan Liliriaja, Selasa (17/9/2019).

Menurut Kadis Kominfo Drs Sarianto, Pemerintah memandang penting Subuh Berjamaah ini tetap selalu diadakan, Pasalnya kata Sarianto, selain meningkatkan Iman dan Taqwa juga sebagai salah satu sarana untuk menghubungkan langsung komunikasi antara Pemerintah dan Masyarakat.

“Artinya, ini adalah sarana untuk menampung aspirasi masyarakat dan mendengar langsung keluhan keluhan masyarakat. Tidak hanya ABS (Asal Bapak Senang) oleh pembisik pembisik Bupati.

Juga dengan hadirnya para pejabat Eselon II,III,IV, Lurah dan Desa Kecamatan Liliriaja anggota DPRD dan Kemenag kata Sarianto, ini juga salah satu upaya mendekatkan pemerintah dengan Masyarakatnya dan selain itu juga membudayakan sholat berjamaah di Kabupaten Soppeng.

Baca Juga:

Supriansa: A.Kaswadi Adalah Rohnya Golkar, Saya Juga Tidak Akan Mau Menghianatinya

Supriansa: Coppo Congki Adalah Janji Saya, Bukan Janji Bupati

Bupati Soppeng Berlinang Air Mata Melepas Supriansa

Begini Kesedihan Supriansa Saat Kemas-Kemas Barang Hendak Tinggalkan Rujab

Sarianto mengungkapkan, walau pemerintah telah dinilai sukses
dalam Pembangunan infrastruktur jalan yang sudah melebihi target yang direncanakan sesuai RPJMD,

Beasiswa bagi siswa yang berprestasi, pelayanan kesehatan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penataan Kota Soppeng dan di segala bidang. Akan tetapi, tambah Sarianto, bukan berarti pemerintah sudah sempurna dan tidak memiliki kekurangan

“Kesempurnaan hanya milik Allah, olehnya itu, melalui Program Subuh Berjamaah ini, pemerintah membuka ruang untuk mendengar langsung kritik dan keluh kesah masyarakat,” tutup Sarianto. (AT)