IMG_20200409_161329_copy_700x350

Suami Pasien Yang Meninggal di Makassar, Diperiksa Rapid Test Covid-19 di RSU Soppeng

Soppeng Today – Keluarga salah seorang pasien yang diduga Covid 19 rujukan dari Palu yang meninggal kemarin di salah satu rumah sakit di Makassar tiba di Soppeng semalam melewati perbatasan Soppeng Sidrap dan dirujuk ke Rumah sakit Latemmamala.

Menurut tim PSC yang berjaga di perbatasan, yang bersangkutan ada 3 orang yakni, Sopir, suami korban dan ponakan korban.

“Tiga orang tersebut setelah tiba di perbatasan langsung kita kawal antar sampai ke Rumah Sakit Latemmamala,” kata salah seorang petugas PSC yang bertugas di perbatasan

“Kami antar semalam ke Rumah Sakit Latemmamala untuk di cek kesehatannya,” tambah petugas PSC Puskesmas yang namanya tidak disebutkan redaksi ini.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Lurah Manorang Salo Firman, S.Sos. Menurutnya, semalam ia tiba diperbatasan dan kemudian dicegat oleh tim gugus yang bertugas di perbatasan lalu diantar ke rumah sakit Latemmamala untuk diperiksa.

Firman pada wartawan menjelaskan, pasien (Almarhumah) adalah orang Batu Batu, suaminya adalah orang Bilokka yang tinggal lama di Palu (Sulteng), setelah istrinya sakit lalu kemudian di rujuk ke rumah sakit di Makassar dan meninggal di Makassar.

Setelah istrinya meninggal, suami pasien berencana masuk ke kampungnya di Bilokka, namun, ada info yang menyebutkan dirinya dilarang singgah di Bilokka akhirnya terus ke Soppeng

“Begini konfirmasi semalam, itu sebenarnya maumi singgah di Bilokka tapi ada telpon yang masuk ke yang bersangkutan itu mengatakan, janganko singgah singgah terus saja disini, biar ko singgah dimana besok pagi tetap kau dicari,” kata Firman saat dikonfirmasi Soppeng Today via seluler, Kamis, 9/4/2020.

Firman pada wartawan menjelaskan, Almarhumah adalah orang Batu Batu suaminya orang Bilokka lama tinggal di Palu, setelah istrinya meninggal di Makassar rencananya akan pergi ke Bilokka tapi karena ada informasi melalui telpon yang melarang singgah di Bilokka akhirnya terus masuk ke Soppeng, setelah diperbatasan lalu diteruskan ke Soppeng (di Rumah Sakit Latemmamala), jelas Lurah Manorang Salo Firman.

Namun lanjut Firman, setelah yang bersangkutan diperiksa di Rumah Sakit Latemmamala hasilnya Negatif dan sudah kami antar ke Bilokka

“Ada hasilnya dari rumah sakit Latemmamala hasilnya Negatif, kami tadi bersama Tim dari kecamatan dan Polsek serta pihak kesehatan sudah menggiring kembali ke Bilokka,” ungkap Firman.

Hasil Rapid Test Negatif juga dibenarkan oleh Dirut RSU Latemmamala dr.H.A. Nirwana

“Iya, tadi sudah diperiksa Rapid Test hasilnya Negatif,” kata Dirut RSU Latemmamala hari ini.

“Jadi harus di isolasi mandiri saja dirumahnya. Kita tidak tahu karena informasi ini masih simpan siur apakah meninggal karena PDP atau tidak dan sampai saat ini kita belum menerima surat resmi,” pungkas Dirut. (AT)