CollageMaker_20190224_172952853-700x400

SMPN 5 Lawo,”Rawan dan Tidak Nyaman”

Soppeng Today – Kepala sekolah SMPN 5 Soppeng/Lawo Larimi mengungkapkan jika sekolahnya “Rawan” dari kenalan preman remaja, Minggu, 24/2/2019.

ketidak nyamanan sekolah ini diungkapkan Larimi, dengan adanya anak remaja dari luar yang masuk ke Sekolahnya dan mengobrak abrik ruang dalam kelas di sekolah yang dipimpinnya beberapa waktu lalu tersebut.

“Ada anak sekolah pelajar SMA dari luar datang mengobrak abrik ruangan sekolah dan mencoret coret dinding sekolah ini,” ungkap Larimi (KS), sembari perlihatkan foto meja dan bangku yang berantakan serta foto dinding yang di coret coreti.

Selain itu, Larimi juga mengungkapkan jika beberapa hari lalu juga terjadi pengeroyokan pada siswanya di dalam kelas yang pelakunya adalah 2 orang preman serta 5 orang yang lainnya yang juga pelajar di sekolahnya.

Larimi mengaku kewalahan menangani kerawanan sekolahnya dan sudah pernah meminta pengamanan Satpol PP dan melaporkan ke Polisi namun hanya aman sementara saat dijaga.

“Sekolah ini sudah pernah mintakan pengamanan Satpol PP, dan laporkan ke Polisi juga, namun, saat tidak ada pengamanan kembali lagi di masuki anak anak dari luar sekolah,” keluh Larimi beberapa hari lalu saat ditemui wartawan media ini diruangannya.

“Kalau ada anak Sekolah Siswa SMA atau anak remaja dari luar guru kejar, dia lari, tapi kalau guru sudah masuk kelas dia datang lagi. Guru guru jadi kewalahan,” kesah Larimi

“Ada Satpam tapi hanya jaga malam, siangnya tidak, dengan pertimbangan di malam hari rawan pencurian,” bebernya.

Faktor kerawanan sekolah yang mudah ini dimasuki orang dari luar, menurut Larimi akibat sekolahnya tidak berpagar pada bagian belakang yang Luasannya berkisar panjang 200 meter sehingga menjadi lahan bebas dimasuki oleh siapa saja.

“Setiap tahun, melalui Musrembang kami sudah usulkan pembangunan pagar sekolah namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,” ungkapnya.

“Kami kewalahan mengatasi semua ini. Intinya sekolah kami butuh pagar demi keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar,” pinta Plt SMPN 5 Soppeng tersebut. (AT)