IMG_20210510_141048_copy_700x450

Sikapi Soal Ijazah Palsu, Begini Pernyataan Sekwan DPRD Soppeng

Soppeng Today – Menyikapi permasalah ijazah palsu Staf DPRD Soppeng, Sekwan (Sekertaris Dewan) Johansyah, Sos, MM mengatakan, Prosedurnya dimana itu adanya SKPD yang dianggap bermasalah SKPD itu Menyurat ke Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal ini pak Bupati

“Jadi prosedurnya kami yang menyurat dulu ke pak Bupati, nanti Bupati yang mendisposisi itu untuk ditelusuri. Mungkin turunnya ke Inspektorat,” kata Sekwan, Senin 10/5/2021.

Nanti ada rekomendasi dari Inspektorat seperti apa modelnya setelah itu peranannya BKD, setelah BKD kembali lagi ke Pejabat Pembina Kepegawaian (Bupati) bagaimana bentuk keputusannya

Menyikapi permasalahan apakah Sekwan baru tahu masalah Ijazah Palsu ini Johansyah mengatakan, kalau tidak salah yang bersangkutan terangkat PNS pada tahun 2007 sedang saya menjabat Sekwan baru ada 2 tahun, dia dulu itu setahu saya memang tenaga honorer, ucapnya.

Dirinya juga mengaku sudah pernah mendengar kabar soal Ijazah palsu ini namun ia belum mendapatkan bukti

“Masalahnya belum bisa dibuktikan apa betul palsu atau bukan, karena yang begitu nanti setelah melalui proses pemeriksaan baru bisa ditahu palsunya dimana dan saya tidak bekompeten menentukan palsu atau bukan”, ungkapnya

“Tapi setelah ada berita yang muncul di publik kami akan melaporkan ke pak Bupati bahwa ada begini,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala BKD Soppeng Kamaruddin menyikapi masalah ini mengatakan, jika ini betul kami akan berkordinasi dengan BKN selaku pimpinan tekhnis dan melaporkan dengan bukti-buktinya, kata Kamaruddin, Senin 10/5/2021.

Atas kasus yang terindikasi ada kerugian negara ini, salah seorang tokoh masyarakat Soppeng mengatakan, ” Secara pidana ada karena memalsukan dokumen untuk mengelabui negara, kedua setelah terangkat lalu terima gaji jadi ada kerugian negara,” kata dia yang minta namanya tidak perlu di mediakan.

“Jadi ada 3 sanksi menurut saya yakni, Pidana, Pengembalian kerugian negara, dan pemecatan tidak terhornat,” tutupnya.

Polres Soppeng terkait dugaan kasus palsu memalsu Ijazah menunggu laporan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan

“Kalau mmg ad yg merasa dirugikan silahkan buat aduan ke polres. Nanti kmi tindaklanjuti,” tulis Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Noviarif Kurniawan saat dikonfirmasi via Whatsapp. (Red)