IMG_20200422_192713_copy_700x375.jpg

Satu Satunya Kabupaten Yang Miliki PCR, Gubernur Puji Bupati Soppeng

Soppeng Today – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam kunkernya di Soppeng mengapresiasi Bupati Soppeng H.A.Kaswadi dimana Soppeng satu satunya Kabupaten yang telah memiliki PCR alat Lab Swab, Rabu (22/4/2020).

“Saya apresiasi Bupati Soppeng beserta jajarannya atas kerja keras dalam penanganan Covid 19 dan Soppeng satu satunya Kabupaten yang telah memiliki PCR,” kata Gubernur

“Ini ada hal yang luar biasa. Bisa jadi nanti jika Makassar kewalahan untuk uji Lab swab bisa dikirim ke Soppeng,” tambahnya.

Gubernur menyanjung Kabupaten Soppeng tergolong masih zona hijau pandemi covid 19

“Jujur saja seandainya makasar bisa seperti Soppeng kita tidak akan berlakukan PSBB, sekarang sudah terpapar dan kita sudah akan melakukan PSBB,” ungkapnya

Nurdin Abdullah mengungkapkan tips untuk memutus mata rantai virus Corona yankni, menghadapi Covid ini dibutuhkan disiplin dan kejujuran

“Kita harus displin dan jujur, kalau memang ada gejala segera laporkan dan periksakan jangan ada yang disembunyikan demi kebaikan kita bersama,” harapnya.

Gubernur meminta agar Bupati tidak mengijinkan adanya mudik lebaran karena dinilai bisa berdampak pada penyebaran virus

“Dilarang dulu ada mudik dan kalau ada yang mudik langsung di karantina dulu selama 14 hari,” tegas Gub

Bupati Soppeng dalam sambutannya melaporkan kondisi Soppeng kepada Gubernur bahwa, dengan adanya bencana wabah ini, langkah yang diambil pemda adalah melakukan penjagaan perbatasan dengan melibatkan berbagai unsur

Selanjutnya jelas Bupati, membentuk Posko yang melibatkan semua unsur dan sekitar 110 orang yang siap bergerak sewaktu waktu dalam penanganan Covid, petugas posko ini juga telah melakukan penyemprotan terhadap hampir 6.000 rumah.

Terkait kasus Covid Bupati mengatakan, “Menyangkut adanya penambahan kasus ODP dan PDP itu karena banyaknya pendatang yang masuk ke Soppeng yang berasal dari zona merah,”

“Mengenai adanya Positif 1 orang dan meninggal 1 orang, Bupati Soppeng menjelaskan, “Yang Positif 1 orang itu, adalah perwira ABK Lambelu yang ber KTP Soppeng namun belum pernah masuk ke Soppeng, sedangkan yang meninggal 1 orang adalah pasien gagal ginjal yang sudah sering bolak balik cuci darah di Makassar,”

Terkait orang donri donri yang meninggal A. Kaswadi menjelaskan bahwa yang meninggal tersebut ada riwayat TBC. Namun pernah dikunjungi oleh keluarganya yang berasal dari Kalimantan

“Inilah yang sementara juga kita jejaki,” ujarnya.

Mengenai Jamaah Tabligh yang pernah ke Gowa ia mengatakan

“Kita akan panggil semua untuk di rapid tes, dan yang tidak patuh terpaksa kita gunakan manajemen tega dengan melibatkan Satpol PP dan TNI – Polri, sebab ini demi kebaikan kita bersama,”

Kita mengambil langka deteksi kepada yang pernah dari zona merah atau pendatang masuk baik dari dalam maupun dari luar negeri yang jumlah sudah hampir 5000 orang.

Bupati juga mengungkapkan Soppeng sekarang sudah memiliki 53 ruang isolasi termasuk cadangan dan juga telah memiliki alat PCR

“Namun Alat PCR yang kami miliki ini hanya bisa membantu hasil untuk hasil labnya saja, tapi kalau untuk orang maaf kami tidak bisa terima dulu,” pungkas

Usai pidato, Gubernur beserta rombongan mengunjungi ruang Lab PCR dan ruang Isolasi untuk diresmikan.

Dalam kegiatan ini terlihat dihadiri oleh Seluruk SKPD, Forkompinda, dan semua unsur yang terlibat dalam penanganan Covid 19. (AT)