IMG_20180703_124714-700x400-490x280

Saluran Irigasi Terputus, Petani Terancam Gagal Panen

Saluran irigasi Terputus di Latenreng sekitar kurang lebih 20 meter mengakibatkan petani di Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng terancam gagal panen

Soppeng Today – Untuk meningkatkan produksi panen padi perlu didukung fasilitas sarana irigasi yang memadai. Namun, hal berbeda yang di lapangan seperti pada wilayah irigasi Latenreng Kecamatan Marioriawa Batu-Batu yang diketahui pada, Selasa, (3/6/2018).

Irigasi Latenreng ini mempunyai luas areal persawahan 1700 Hektar terganggu bahkan kemungkinan besar mengakibatkan gagal panen masyarakat bila tidak ada antisipasi secepatnya.

Pasalnya, saluran Irigasi ini terputus kurang lebih 20 meter. Petani sudah pernah mencoba mengantisipasi dengan swadaya secara pipanisasi tetapi, pipa yang dipasang tidak mampu menahan berat air sehingga jebol kembali.

Hal ini sebelumnya, ketua P3 Latenreng Baharudin didampingi Haji Rustam sudah pernah menyampaikan kepada ketua KTNA Kecamatan Marioriawa Asmuri pada 25 Juni 2018 lalu di sekretariatnya.

Dalam penyampaian itu, petani berharap agar dapat difasilitasi mengantisipasinya sesuai kewenangan irigasi dengan luas lebih luas 1000 hektar adalah kewenangan Provinsi dan dibawah 1000 Hektar kewenangan kabupaten atau kota.

Ketua KTNA Asmuri berharap kepada Kadis PSDA atau kepala Balai yang menangani saluran dan sungai dapat membantu apa lagi masuk dalam program LTT atau luas tambah tanam sebagai kebijakan menteri pertanian

“Kami sangat berharap agar Kadis PSDA dan Kepala Balai membantu permasalahan ini, apalagi inikan masuk dalam program LTT (Luas Tambah Tanam) sebagai kebijakan Menteri Pertanian” pinta Asmuri.

Ditambahkan Hj Rustam, salah satu kesalahan tupoksi petugas pintu yakni seharusnya menutup pintu sekunder dan membuka pintu penguras pada saat banjir.

“Akan tetapi, petugas pintu tidak ada di lokasi yang menjadi kewenangannya” tuturnya

“Kinerja petugas dan kepala ranting daerah Irigasi Latenreng mestinya di evaluasi” tegasnya. (As)

Tinggalkan Balasan