2019-10-07_20-42-02-833-750x450

Saksi PGRI Soppeng Lemah, Terdakwa Pelecehan Jurnalis Bakal Masuk Bui?

Soppeng Today – Saksi meringankan yang dihadirkan Idrus Mudeng yakni Sekertaris PGRI Soppeng dinilai lemah dalam persidangan. Sehingga, besar kemungkinan terdakwa Idrus Mudeng bakal di bui.

“Sidang untuk terdakwanya Idrus Mudeng agendanya pemeriksaan A De Charge (Saksi Meringankan) dari PGRI Soppeng yakni sekertaris PGRI,” kata Kasi Pidum Kejari Soppeng Hendra Setya, Senin (7/10/2019)

“Namun saya merasa, dari saksi ( PGRI Soppeng ) yang dihadirkan oleh Idrus Mudeng sebagai terdakwa dalam persidangan tadi, itu tidak bisa membuktikan bahwa apa yang dilakukan terdakwa itu tidak melakukan pencemaran (Nama Baik),” jelasnya

“Idrus Mudeng dituduhkan melakukan pencemaran, namun, saksi yang dihadirkan itu tidak bisa membuktikan jika Indrus Mudeng tidak melakukan perbuatan itu,” tambah Hendra Setya, SH.

Menurut Jaksa penuntut umum Hendra Setya, perbuatan yang dilakukan oleh Idrus Mudeng dapat dibuktikan berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta di persidangan

“Selama proses persidangan Idrus Mudeng yang telah kita lalui beberapa persidangan, mulai dari pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi, saksi ahli, kemudian pemeriksaan saksi meringankan yang dihadirkan terdakwa,” paparnya

“Kami sebagai penuntut umum berkeyakinan bahwa perbuatan yang didakwakan pada Idrus Mudeng itu bisa kami buktikan berdasarkan bukti bukti dan fakta fakta yang ada di persidangan,” pungkas Hendra.

Kasus pelecehan Jurnalis ini berawal ketika beberapa waktu lalu tersebar video dari rekaman CCTV sekolah ke media Sosial dan adanya kata kata yang diduga mencemarkan nama baik Profesi seorang Jurnalis tersebut

Tak terima apa yang dilakukan oleh Oknum Guru ini (Idrus Mudeng) A. Jumawi yang juga adalah Pemred Media On Line SulawesiEkspress.com melaporkan dugaan pencemaran nama baik tersebut ke Polres Soppeng.

Oknum Guru SMKN 3 Soppeng Terdakwa Pelecehan Wartawan, Sudah di Sidang

Terdakwa Kasus Pencemaran Nama Baik di Medsos, Dituntut 1,3 Tahun Penjara

Oknum Guru SMKN 3 Soppeng (Idrus Mudeng) disangkakan melanggar UU ITe Pasal 45 ayat 3 undang undang RI nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Jo. Pasal 27 ayat 3 Undang-undang RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ancaman 4 tahun penjara

Berikutnya pada Senin depan tanggal 12/10 akan disidangkan kembali dengan agenda sidang tuntutan oleh Jaksa Penuntut umum. (AT)