IMG_20191204_211045-700x390.jpg

Rudal Tempur Petahana di Pilkada Soppeng Semakin Kuat

Soppeng Today – Airlangga Hartarto hampir dapat dipastikan akan memimpin DPP Partai Golkar setelah beberapa calon Ketua Umum mengundurkan diri sebelum pembukaan pelaksanaan Munas yang berlangsung di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan pada Selasa (3/12/2019) malam.

Diantara 9 calon Ketum DPP Golkar yang mendaftar 4 calon yang gugur, dan 5 yang memenuhi syarat yakni Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Ridwan Hisjam, Ali Yahya, dan Agun Gunandjar.

Diantara calon tersebut, Bambang Soesatyo yang disebut sebut sebagai calon yang akan adu kuat dengan Airlangga Hartarto akhirnya mengundurkan diri dan disusul dengan beberapa calon lainnya hingga tersisa tinggal 3 calon yakni, Airlangga Hartarto, Ridwan Hisjam dan Ali Yahya, sedang Ali Yahya sampai saat ini belum terkonfirmasi apakah juga akan mengundurkan diri.

Pengunduran diri beberapa calon ketua DPP Golkar dibenarkan oleh Sekertaris DPD II Soppeng, Yahya Daud

“Iya beberapa calon Ketum Golkar mengundurkan diri termasuk Bambang Soesatyo,” kata Yahya Daud yang sementara berada di Jakarta mengikuti Munas ke-10 Partai Golkar, Rabu (4/11/2019).

“Sekarang tinggal Ridwan Hisjam dan Ali Yahya. Tapi kalau Ali Yahya belum ada informasi apakah maju atau mundur juga,” jelas Yahya.

“Atas semua itu, ini merupakan langkah mulus A. Kaswadi mengendarai Golkar di Soppeng,” pungkas Loyalitas Airlangga Hartarto ini.

Sementara, pemerhati Politik mantan Ajudan Pribadi Supriansa yang juga merupakan kawan dekat Supriansa menyebutkan bahwa jika A. Kaswadi mengendarai Golkar siapapun penantangnya sama hal akan melabrak gunung.

“Melawan A. Kaswadi sama hal dengan melabrak gunung jika, A. Kaswadi mengendarai Golkar,” ujar Askar Munir

“Dan tentunya jika Airlangga Hartarto memimpin Golkar Rudal Tempur Akar Semakin Kuat,” pungkas Askar Munir yang juga salah satu pengurus Partai Golkar di Soppeng. (AT)