IMG_20211203_135138_copy_700x400

Rokok Ilegal Marak di Soppeng, APH Diminta Tidak Tinggal Diam

 Soppeng Today – Berbagai merek rokok Ilegal yang tidak memilik pita bea cukai beredar marak di Kabupaten Soppeng. Rokok tak ber pita bea cukai tersebut dapat ditemui dijual di pinggiran Kota Soppeng yang dijual di kios-kios maupun gardu, Sabtu 11/12/2021.

Rokok yang rata-rata dikemas dalam 20 batang ini dijual dengan harga yang terbilang cukup murah yakni, terendah 10ribu teritingginya 12ribu. murahnya penjualan rokok ilegal ini patut diduga karena tidak adanya pita bea cukai yang merupakan pendapatan negara. Selain itu, murahnya penjualan rokok ilegal tersebut memicu peningkatan pemula kalangan remaja dalam mengkomsumsi rokok

Rokok ilegal yang beredar di Soppeng ini kerapkali berubah-ubah nama namun isi batangan masih tetap sama hanya merek yang berbeda

Peredaran rokok ilegal ini sudah lama berlansung di Kabupaten Soppeng dan belum tersentuh APH, baik pedagang maupun pabrik industrinya

Alimuddin warga Ta’juncu berharap dengan maraknya peredaran rokok ilegal Aparat Hukum Polres Soppeng tidak tinggal diam

“Dengan beredarnya rokok ilegal tersebut dengan harga murah, kami sebagai orang tua merasa resah, sebabnya harganya yang murah itu sangat mudah dijangkau oleh anak kami. Hanya dengan uang jajan anak anak kami dia sudah bisa membeli rokok itu yang berdampak bagi kesehatannya,” ujarnya.

Kadis Koperindag dan UKM, Drs Sarianto, M.Si yang di konfirmasi media ini berjanji akan menindak lanjuti dengan berkoordinasi dengan Bea Cukai Pare-Pare

“Terima kasih infonya. Terkait hal tersebut kami koordinasikan dengan Bea Cukai Pare-Pare,” Ujar Sarianto. (AT)