IMG20210110110147_00_copy_700x400

Proyek Pengaspalan Tanpa Bahu Jalan, Warga Menduga Ada Indikasi Korupsi

Soppeng Today – Proyek jalan tanpa bahu yang terdapat di Dare’ AjuE Desa Lalabata Riaja Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng dikeluhkan warga sekitar. Minggu, 17/1/2020.

IMG_20210117_162026_copy_700x450

Pasalnya, pinggiran aspal tersebut terancam erosi apalagi di musim penghujan seperti saat ini

Yang menjadi keanehan bagi warga penduduk sekitar, yakni, pekerjaan aspal dari Donri-Donri menuju ke Marioriawa telah dibangunkan bahu jalannya dan hanya tersisakan sekitar 200 meter saja yang tidak memiliki bahu jalan.

“Kalau memang anggarannya tidak cukup kenapa diputus disini lalu disambung ke jalur berikutnya. Kenapa mesti diputus bahu jalannya 200 meter kiri, 200 meter kanan,” kata MS warga sekitar, belum lama ini.

“Menurut saya jika pekerjaan tersebut tidak sesuai bestek saya yakin sudah ada indikasi korupsi,” tambahnya.

“Kami menduga ada permainan disitu” ungkapnya.

MS mengungkapkan, dirinya pernah mempertanyakan soal itu, “kenapa jalan dulu yang dikerja bukan bahu jalannya dulu, dan pihak kontraktor mengatakan, nanti setelan selesai dikerjakan pengaspalannya baru dikerja bahu jalannya, ungkapnya pada wartawan.

“Namun dari tahun 2019 sampai saat ini belum juga dikerja,” kesal dia.

Dari pantauan media ini, kerusakan jalan sudah mulai terlihat, terkikis dan terancam longsor akibat tidak adanya bahu jalan

Mobil yang melintas disini lajunya kencang kencang bisa berakibatkan kecelakaan karena tidak adanya akses bagi pejalan kaki, pejalan kaki harus melewati garis putih pinggir jalan karena tidak adanya bahu jalan.

Diduga, proyek jalan propinsi yang merupakan wewenang propinsi Sulsel ini,, dikerjakan oleh PT. Bawakaraeng selaku pelaksana kegiatan. Sampai berita ini ditayangkan, belum ada pihak yang bertanggung jawab pada proyek ini yang bisa ditemui wartawan media ini. (AT)