CollageMaker_20190206_111809203-700x400

Protes Kecurangan Pemilu, Warga Soppeng Rusuh Dengan Aparat, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Soppeng Today – Sekelompok warga yang berjumlah ratusan orang berunjuk rasa memprotes adanya indikasi kecurangan Pemilu 2019, Rabu, 6/2/2019.

Warga meneriakkan bubarkan KPU karena diduga ada kecurangan pada pemilu. Kelompok ini meneriakkan salahsatu paslon yang harus menang.

Unjuk rasa di waduk Ompo ini berakhir rusuh saat personil Kodim Soppeng mencoba menenangkan warga namun warga malah mendorong aparat keamanan Kodim dan melakukan tindakan Anarkis.

Warga lalu melakukan pembakaran dua titik salah satunya adalah kantor KPU. Atas insiden ini Dalmas Polres Soppeng dan TIM negosiator Polwan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Dedy Dewantho ttiba dilokasi kerusuhan untuk menenangkan warga.

Lagi lagi tim negosiator yang terdiri dari Polwan yang berparas jelita gagal menenangkan warga. Akhirnya, kerusuhan kembali terjadi.

Tim Dalmas yang bersenjata lengkap bersama personil Kodim terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menghalau massa dan memukul mundur massa dibantu Tim Damkar yang menyemprotkan Water Canon.

Akibat massa yang semakin anarkis,TiM Dalmas terpaksa menembakkan Gas Air Mata.

Dalam insiden ini, tidak ada warga maupun aparat yang menjadi korban. Namun salah seorang wartawan yakni Sulawesi Ekapress mengalami korban luka bakar pada bagian tangan akibat mengambil lonsongan gas air mata yang dilontarkan Polisi dan melemparkannya kembali.

Jurnalis Sulawesi Ekspress yang sementara ditangani oleh Tim PSC akibat mengalami luka bakar

Peristiwa di Waduk Ompo tersebut diatas adalah Simulasi atau latihan pengamanan Pemilu 2019.

Dalam simulasi ini melibatkan 1 platon Tim Dalmas Polres Soppeng, 1 platon Polwan tim negosiator, 1 platon TNI Kodim Soppeng dan puluhan Pol PP dan Damkar. (AT)