1642731984383

Penganiaya Imam Masjid TompoE Divonis 8 Bulan, Keluarga Korban Sayangkan Rendahnya Tuntutan Jaksa

Soppeng Today – Masih ingat kasus penganiayan Hasan (70) petani yang juga adalah Imam Masjid di Desa Watu Toa Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng mengaku dirinya dibacok oleh tetangga taninya, Jumat, 21/1/2022.

Korban mengisahkan, kejadiannya sekitar jam 11 siang tanggal 27 bulan 10 tahun 2021, saat itu, dirinya sudah hendak pulang ke rumah, tiba-tiba pelaku datang mengendarai motor, pelaku belum sampai langsung membanting motornya dan menerjang korban menggunakan sebilah parang dan mengakibatkan luka parah pada korban

Setelah kasus ini bergulir di Pengadilan Negeri Watansoppeng terdakwa Muh Arif alias Asse di vonis 8 bulan penjara. Sidang tindak pidana penganiayaan hanya berlangsung dua kali sampai pada putusan ini.

Yos, Salah satu keluarga Korban menyayangkan rendahnya tuntutan oleh jaksa yang hanya 1 tahun. Padahal kata Yos, jelas perbuatannya merupakan penganiayaan berat. 3 kali tebasan parang jelas bermaksud membunuh om saya, hanya saja tiba tiba ada saudaranya bernama Jafar melerai.

“Akibat dari penganiayaan tersebut mengakibatkan korban om saya Hasan tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa,” imbuhnya.

Sementara ABDUL RASYID Dir. LBH Cita Keadilan ditempat terpisah menyampaikan jika ada persoalan lain yang mesti diseriusi, karena selama persidangan, terpidana menunjukkan sikap yang tidak wajar, ketika ditanya tidak nyambung, dan berbagai informasi menyebutkan terdakwa mengalami kelainan jiwa, karena pada saat di rutan sempat melakukan pembakaran, dan berhasil dipadamkan, yang pada akhirnya terdakwa Asse dipindahkan di Polsek Donri-donri.

Berita Terkait:

Hanya Soal Sepele, Begini Kisah Imam Masjid Watu Toa Soppeng Yang Dibacok

Menurut Rasyid terpidana ini harus diperiksa kejiwaannya, jangan sampai keluar dari tahanan melakukan kejahatan yang sama, karena korban dan terpidana bersebelahan sawah. Pungkas Rasyid yang juga keluarga dari korban Hasan. (AT)