IMG_20181005_113015

Pengakuan Korban di Pantai Talise Yang Selamat Dari Tsunami

Soppeng Today – Beberapa hari sebelum peristiwa naas yang terjadi di Palu, Wandy (35) korban yang selamat dari Tsunami masih sempat ngobrol bersama awak media Soppeng Today di Warkop 527 di Kota Soppeng.

Dirinya menyampaikan bahwa akan berangkat ke Kota Palu untuk mengikuti festival Nomoni yang diadakan di pantai Talise Kota Palu pada jumat Malam 28/9/2018.

Dikisahkan Wandy, beberapa hari kemudian setibanya di Kota Palu, ia mendirikan stand tenda untuk jualan tepat pada hari pembukaan Pesta Nomoni tersebut.

Siangnya kata Wandy, gempa sudah terjadi usai Sholat Jumat namun tidak seberapa parah bahkan pemerintah sudah mencabut status Tsunami, jadinya saya tetap melanjutkan aktivitas di Pantai Talise.

Lanjut Wandy, tepat sorenya pada sekitar jam 5.30 saya berada di acara Festival Nomoni. Tiba tiba, kami diguncang gempa yang sangat dahsyat.

“Semua tenda tenda pada roboh, gedung gedung pada ambruk. Kami yang ada dipantai terhempas kesana kemari seperti diatas perahu yang dihempas gelombang besar. Saya terjatuh, setelah terjatuh terguling lagi kesana kemari sulit untuk berdiri,” kata Wandy pada Soppeng Today Jumat, 5/10/18, Via Seluler.

“Waktu itu, saya mendengar ratusan teriakan pekikan minta tolong. Dalam pekikan dan kepanikan itu saya paksakan diri berlari, namun, air sudah semakin mendekat. Saya melihat menoleh kebelakang gulungan Tsunami yang begitu besar tidak terlalu jauh dibelakang saya. Untungnya, seorang pemuda yang tidak jauh dari saya mengstater motornya lalu saya loncat ikut membongceng dibelakangnya,”

“Saya katakan ke dia tolong saya, tolong saya, saya tidak bisa berlari kaki saya cidera, iapun menancap gas dan melaju tanpa mempertimbang apa apa lagi yang penting bisa menjauh dari gelombang tsunami, akhirnya, Alhamdulillah saya selamat dari gelombang tsunami itu,” kisah Wandi

“Saya sangat berterima kasih dengan pemuda itu, saya memeluk dia dan menangis, saya tidak bisa bayangkan jika tidak ada pemuda itu yang bongceng saya. Saya minta nomornya anak muda itu, suatu saat akan saya balas jasanya,” tambah Wandy.

Diungkapkan Wandy, saya saksi mata yang selamat di Pantai Talise, saya bisa memastikan waktu itu, ratusan orang dibelakang saya tergulung tsunami, terutama teman teman saya sama sama penjual, banyak teman teman saya yang dari padang (Sumatera) penjual Denpow Kosmetik yang tidak sempat menyelamatkan diri dari tsunami, tutur penjual pengaman kompor gas ini.

Disampaikan ke Soppeng Today, semua harta bendanya tidak ada yang tersisa, mobil Terios yang di parkir di Pantai Talise hancur total akibat Tsunami, rumahnya beserta seisi perabot juga tidak disisakan oleh gempa dan Tsunami. Namun menurut Wandy ia masih bersyukur nyawanya selamat dari Tsunami dan anak istrinya yang sebelumnya sudah diungsikan terlebih dahulu dirumah keluarganya juga selamat. (AT)

Soppeng Today adalah media Independen dan mandiri. Berkomitmen mengutamakan kepentingan masyarakat/ publik diatas kepentingan Pribadi dan Golongan.

Pembaca yang budiman diharapkan dukungannya dengan mengklik iklan yang ada di konten berita dan membacanya sejenak ,berarti, anda telah berdonasi menghidupkan redaksi Soppeng Today. Terima Kasih Atas Dukungan dan Bantuannya.