IMG_20180626_224807-700x400-525x300

Pencoblosan Terancam Gagal, 3 Pemimpin Soppeng Beraksi

SoppengToday-Pencoblosan terancam gagal ini bisa terjadi ketika air sungai Walennae kembali meluap berakibat banjir dan menggenangi Kecamatan Lilirilau, khususnya Desa Kebo dan sekitarnya.

Ketika itu terjadi TPS akan sulit dikunjungi serta bisa berdampak masyarakat jadi terhalang untuk datang melakukan pencoblosan di TPS yang tergenang banjir.

Untuk itu, Kapolres Soppeng AKBP Dedy Dewantho S.Ik bersama Dandim 1423 Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo dan Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, bereakasi turun langsung meninjau lokasi, Selasa 26/6/18.

Pemantauan tersebut dilaksanakan terkait adanya wilayah Desa / Kelurahan di Kabupaten Soppeng yang mengalami musibah alam banjir, sekaligus mengontrol pendistribusian Logistik kotak suara.

Kapolres Soppeng mengungkapkan, wilayah yang paling terdampak banjir yaitu Kecamatan Lilirilau Soppeng.

“Di Kecamatan ini ada 12 Desa / Kelurahan dengan jumlah TPS sebanyak 94,” Jelasnya.

“Desa yang terdampak genangan air parah yaitu Desa Kebo genangan airnya setinggi 30 Cm dan bisa lebih” tambah AKBP Dedi

Mengantisipasi terancam gagalnya pencoblosan akibat musibah banjir tersebut, Polres Soppeng bersama Kodim 1423 dan Pemda Soppeng menyiagakan personil gabungan.

“Personel gabungan nantinya melaksanakan pengamanan pemungutan suara sekaligus membantu masyarakat setempat apabila sewaktu waktu membutuhkan evakuasi”. (As)

Tinggalkan Balasan