IMG_20181213_144829-700x375

Pemred Sulawesi Ekspress, Melaporkan Oknum Guru SMKN-3 Soppeng

Soppeng Today – Diduga mencemarkan nama baik, Pemred Sulawesi Ekspress.Com, A. Jumawi melaporkan secara resmi oknum guru SMKN 3 Watansoppeng, Kamis, 13/12/2018.

Laporan Polisi tersebut bernomor: LP/ 222/ XII/ 2018 / SPKT / Tgl 13 Desember 2018, siang ini.

Menuru A. Jumawi dirinya melaporkan dugaan pencemaran nama baik ini setelah mengetahui bahwa seorang oknum guru inisial IM memposting foto dirinya di group Berita Kejadian Soppeng (BKS) dengan perkataan yang dibaca publik dapat merusak nama baiknya.

“Saya keberatan setelah Oknum guru tersebut memposting foto saya dan memberi keterangan bahwa, Inilah salah satu dari beberapa LSM/Wartawan yang datang bergantian. Entah tiba tiba rajin datang pas kayak gini. Pas sekolah kami berprestasi malah di cuekin,” kata Pemred Media Online ini.

Sehingga, lanjutnya, memunculkan komentar miring terhadap saya oleh salah satu warga net yang bernama Hasan Basri Umar mengatakan, “kalau berprestasi tidak perlu diekspos, tapi kalau ada hal hal yang mencurigakan dan perlu klaririkasi barulah didatangi.. siapa tahu kalau kalau kepala sekolah dan komitenya ketakutan.. kan bisa anu anu”. Jelasnya.

Padahal, kata Jumawi, Saya datang ke sekolah tersebut hanya ingin mengklarifikasi informasi narasumber tentang adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang diduga dilakukan oleh pihak Sekolah dengan Komite kepada Siswa, dimana diharuskan membayar untuk pembangunan RKB minimal Rp.300 ribu persiswa.

“Olehnya itu saya keberatan terhadap postingan tersebut yang dapat merusak nama baik saya sebagai seorang jurnalis, bukan hanya terhadap pribadi saya akan tetapi, juga nama baik profesi kewartawanan di Soppeng,” pungkasnya. (AT)