Screenshot_2020_0503_143548_copy_700x375.jpg

Oknum Diknas Soppeng Beri Harapan Palsu, Media Meradang

Soppeng Today – Oknum ASN di tubuh Dinas Pendidikan Soppeng PHP (Pemberi Harapan Palsu) membuat awak media meradang alias geram marah dan jengkel, Minggu (3/5/2020)

Pasalnya, jasa layanan Sosialisasi dan Publikasi pengumuman seleksi calon penerima beasiswa pendidikan berprestasi Tahun 2020 belum dibayarkan ke media. Hingga beberapa pemimpin media menilai oknum diknas Soppeng ini hanya PHP

“Masalahnya, kita sudah tayangkan pada bulan Februari 2020 lalu, sekarang sudah Mei, berarti sudah 3 bulan lamanya belum ada kejelasan,” kata salah seorang pemimpin media di Soppeng yang minta namanya tidak perlu disebutkan.

“Padahal katanya waktu itu, tidak lama setelah publikasi dana akan cair tapi, ini sudah 3 bulan belum ada kejelasan,” tambah dia.

Dirinya pun meminta agar media mengawal penggunaan anggaran Dinas Pendidikan Soppeng dan ia harapkan Diknas Soppeng tidak main main menggunakan anggaran

“Anggaran Diknas Pendidikan Soppeng di Tahun 2018 sebesar 8 Milyar, di tahun 2019 naik menjadi 10 Milyar, di tahun 2020 ini kami harapkan Diknas jangan main main kelolah anggaran ditengah Pandemi, saya harapkan teman wartawan, LSM turut mengawal pengggunaan dana,” ungkapnya

“Ditengah Pandemi kita semua fokus pada virus ini, dan disituasi seperti ini juga rawan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Terkait wartawan yang merasa di PHP oleh Oknum Dinas Pendidikan karna belum dibayarkannya dana publikasi tersebut, Rusdy kepala seksi kurikulum dilingkup Diknas Soppeng menangani soal publikasi pengumuman ini mengatakan

“Sampaikan ke anggota (Media.red) belum ada, saya tidak berani juga jelaskan apa penyebabnya. Yang jelasnya kami tetap proses,” jawab dia (Tim)