IMG_20181003_003030-600x375

Muatan Berlebihan, Bupati Tidak Jadi Berangkat, Tinggal Bersama Warga

Foto Bupati Soppeng saat istirahat setelah mengelilingi kampung warga yang tertimpa gempa dan tsunami

Palu, Soppeng Today – Bupati Soppeng A. Kaswadi menunda keberangkatannya akibat mobil tidak cukup memuat para pengungsi yang jumlahnya capai 400 orang kurang lebih.

Ia pun memilih tinggal bersama warga di posko penampungan dan memerintahkan agar rombongan berangkat lebih dulu.

A. Kaswadi menegaskan bahwa dirinya tidak akan meninggalkan satupun warga korban bencana gempa yang ingin balik ke kampung halamannya.

“Kalau kalian tidak bisa pulang sayapun tidak akan pulang. Saya tidak akan membiarkan ada warga Soppeng yang terlantar,” kata A. Kaswadi meyakinkan korban gempa yang merasa dirinya akan ditinggalkan karena mobil tidak muat.

Ditempat terpisah, Kasatpol PP Hamzah Hola mengatakan, kami diperintahkan oleh pak bupati agar mengantar dulu sebagian warga ke Pasang Kayu lalu, kami akan balik lagi ke Palu untuk menjemput warga yang masih tersisa, ucapnya, Selasa, 2/10/ malam.

“Karena mobil tidak muat, maka, di Pasang Kayu ini kami akan menyewa 2 truk lagi untuk memuat warga korban gempa menuju Soppeng,” tambahnya.

Menurut Hamza Hola, banyaknya jumlah pengungsi oleh karena bukan hanya warga Soppeng yang ikut tapi juga ada warga dari daerah lain seperti Bone, Wajo dan Sidrap.

“Namun, Bupati memerintahkan agar semuanya diangkut maka kami muat semua” tutupnya.

Sembari menunggu mobil dari Pasang Kayu, Bupati Soppeng terlihat berusaha menyemangati warga yang baru saja berduka akibat gempa dan tsunami yang menyisahkan puing puing duka dan kesedihan akibat terpisah dengan orang orang yang dikasihinya serta kehilangan harta benda.(AT)