IMG_20190809_101125-700x375

Merasa Tertipu 20 Juta, Hakim PA Soppeng Mencari Oknum Wartawan Ini

Soppeng Today – Dalam pengurusan surat hibah lahan, seorang oknum wartawan meminta uang sebesar 20 juta dengan dalih mampu menuntaskan persoalan ini.

Namun, buntutnya, apa yang dijanjikan oknum wartawan tersebut tidak sesuai faktanya. Akhirnya, menyisakan kekecewaan oleh mantan Pegawai pengadilan Agama Pare Pare ini yang sekarang bertugas di PA Soppeng.

“Sudah lama saya cari kawan Wartawan, saya mau tanya itu orang apa benar dia Wartawan atau bukan, saya dengar dia orang Soppeng,” kata Hakim salah satu Hakim anggota di Pengadilan Agama Soppeng Salmirati, di Lapangan Gasis saat perayaan Hut RI Kamis 8/8/2019.

Iapun menceritakan, pada tahun 2017 saat dirinya bertugas di PA Pare Pare uang sebesar 20 juta miliknya raib cuma cuma oleh ulah oknum wartawan tersebut.

“Ada kwitansi tanda terima sampai saat ini masih saya pegang. Memang sudah lama saya cari cari ini orang. Makanya tadi saya lihat bapak meliput ini kesempatan buat saya untuk cari tahu orang itu,” urainya

Meski Salmirati masih enggan menyebut jelas nama oknum wartawan tersebut namun, ia menyebut jika oknum wartawan tersebut ber inisil S.

“Inisialnya S” imbuh Salmirati.

Menanggapi maraknya wartawan abal abal, ketua PWI Soppeng Fas Rahmat Kami angkat bicara. Menurutnya, wartawan abal abal bukan berarti tidak punya media akan tetapi, menyalahgunakan profesi juga termasuk abal abal

“Saya kira sudah sangat jelas dalam UU No 40 tahun 1999, yang dimaksud wartawan atau jurnalis adalah seseorang yang secara rutin dan teratur melakukan kegiatan meliput dan menulis berita,” jelas Fas Rahmat Kami.

“Namun, banyak juga oknum yang mengalahgunakannya Id Card kewartawanan orientasinya adalah mencari uang. Ini juga termasuk Wartawan abal abal,” tambahnya.

“Ini salah besar dan sangat mencoreng nama baik jurnalis yang sesungguhnya,” pungkas Ketua PWI Soppeng. (AT)