IMG_20200131_135031-700x400

Launching Pilkada Soppeng Dinilai Kurang Asas Manfaatnya

Soppeng Today – Launching Pilkada Soppeng 2020 menjadi kontroversi dikalangan masyarakat. Banyak warga yang menilai kegiatan tersebut pemborosan anggaran serta kurang memberi asas manfaat bagi masyarakat umum khususnya masyarakat pemilih.

Pasalnya, Launching yang menelan anggaran uang rakyat ini dilaksanakan di Resto Berbintang bagi kalangan elit sementara masyarakat kalangan bawah tidak dapat menjangkau tempat ini.

Seperti hal kritikan yang di lontarkan oleh ketua LSM Amanat Perjuangan Rakyat (Ampera) Ileas Laguna

“Lanching ini asas manfaatnya bagi masyarakat apa?, setahu saya yang hadir dalam launching ini adalah para SKPD, Forkopimda, Wartawan dan beberapa tokoh tokoh. Apakah memang mereka tidak tahu tentang adanya Pilkada ini, kalau ada masyarakat, masyarakat yang mana,” kata Ketua Ampera, Jumat, 31/1/2020).

“Inikan anggarannya dari uang rakyat. Kalau memang KPU ingin memperkenal atau Sosialisasi Pilkada seharusnya dilaksanakan di tempat terbuka biar masyarakat umum bisa tahu,” pungkasnya.

Senada kritikan oleh, ketua Komda LMRRI Soppeng, Hendra. dirinya menilai lauching tersebut tidak memberi azas manfaat bagi masyarakat dan terkesan hanya menghambur hamburkan anggaran uang dari rakyat.

“Saya melihat ini hanya seperti pentas seni yang di iringan dengan sambutan. Tariannya pun kurang ber etika karena tariannya diselingi dengan penari yang tidak pakai baju sementara KPU nya beradab. Kesannya hanya hambur hamburkan uang rakyat, setiap pemberi sambutan diantar oleh dayang dayang, ini acara rakyat toh atau apa?,” imbuh Hendra.

“Setahu saya anggarannya launching ini Seratus Tiga Puluh Satu Juta. Aneh memang Pilkada Pilkada sebelumnya lauching itu diadakan ditempat terbuka yakni di lapngan Gasis, tapi kali ini di Resto berbintang,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Sekertaris KPU Soppeng Masyur membenarkan adanya pelaksanaan Launching ini dalam bentuk Sosialisasi Pilkada

“Ini adalah Sosialisasi Pilkada. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan kepada masyarakat. Ada 500 undangan yang beredar, yang diundang diantaranya SKPD, Forkopimda, Lsm, Pers, dan tokoh tokoh masyarakat,” ucap Masyur.

“Anggarannya Seratus Tiga Puluh Satu Juta, membiayai souvenir, baju, komsumsi dan termasuk sewa tempat,” tutupnya. (AT)