IMG_20190704_150248-700x375

KPU Soppeng Siapkan Alat Bukti, Hadapi Gugatan Yasir dan Rismayani di MK

Soppeng Today – KPU Soppeng mempersiapkan alat bukti sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif DPRI RI.

“Alat bukti yang persiapkan adalah C1 Plano dan C1 Hologram untuk sengketa di Mahkamah Konstitusi,” kata Ketua KPU Soppeng Muhammad Hasbi, di Aula Gedung Masyarakat Soppeng, Kamis, 4/7/2019.

Meski demikian kata Hasbi, ini baru persiapan belum ada jadwal sidangnya kapan. Kita hanya diminta KPU Pusat untuk mempersiapkan segala sesuatunya, ungkapnya

Diperjelas Hasbi, yang menggugat KPU Soppeng adalah Partai Golkar terkait hasil Pemilihan Calon anggota DPRI RI Dapil Sulsel II.

Untuk diketahui, pada Pemilu serentak lalu ada 2 Kandidat Kader Partai Golkar yang tidak menerima hasil Pemilihan Calon anggota DPRI RI, yakni Muhammad Yasir  dan Rismayani dan mengajukan gugatan ke MK.

Sesuai surat gugatan Muhammad Yasir ke MK tertanggal 23 Mei 2019 melalui kuasa Hukumnya, Muhammad Irham Nur, SH dan Jimmi Yansen, SH. MH yang bernomor: 01 SK/ASA/2019 di Jakarta dan ter registrasi diterima pada 24 Mei 2019 oleh Mahkamah Konstitusi.

Dalam gugatan Yasir tersebut menyebutkan, adanya dugaan pelanggaran Pemilu yang terstruktur Masif dan Sistematif sehingga menguntungkan caleg tertentu di 8 Kecamatan di Kabupaten Soppeng pada Pileg lalu.

Isi surat gugatan Muh Yasir menyebutkan, ada dugaan kuat perencanaan yang matang oleh KPU Soppeng dan Bawaslu Soppeng untuk memenangkan salah satu calon.

Menanghadapi gugatan tersebut, Ketua KPU Soppeng telah mempersiapkan segala sesuatu alat bukti

“Kita telah mempersiapkan segala sesuatunya termasuk alat bukti,” pungkasnya. (AT)