IMG_20200721_165145_copy_700x375

Kota Soppeng Lahan Yang Menghidupi PKL di Tengah Pandemi

Soppeng Today – Berbagai daerah mengalami penyempitan pergerakan usaha kecil terutama PKL akibat pandemi virus corona. Namun Kota Soppeng, pandemi covid bukanlah sebuah rintangan untuk bisa mengais rejeky.

Hal ini terlihat dimana sudut-sudut Kota Soppeng dipenuhi para pedagang kaki lima. Jajaannya pun berbeda beda, ada yang menjual aksesoris, pakaian jadi, makanan, minuman dingin, buah-buahan dan lainnya

Seperti halnya barang kebutuhan rumah tangga serba 2000, ini terlihat dijajakan di sekitaran tidak jauh dari tugu 72

Anto (Ins) pemilik kelontongan serba 2000 ini merasa sangat bersyukur bisa mencari hidup di Kota Soppeng ini.

“Syukur sekali pak di Kota Soppeng ini kita bisa mencari rejeky untuk hidupi anak istri. Dengan keadaan sekarang ini mau diapa lagi yang penting usaha bisa jalan kita sudah bisa hidupmi juga,” kata dia.

Demikian juga dengan Ardi, setelah sekian lama menganggur usahanya tidak jalan akibat Covid 19, ia pun mulai menjajakan dagangannya di sekitaran tugu sutra kota watansoppeng, dirinya merasa sangat terbantu oleh pemerintah Kabupaten Soppeng karena dagangan mereka tidak digusur.

“Alhamdulillah, di Kota Soppeng ini kita bisa mencari hidup,” ungkap warga Lajoa ini.

Menurut Ardi, dirinya adalah penjual pasar malam namun semenjak wabah covid sudah tidak ada lagi ijin keramaian pasar malam yang bisa keluar.

“Dulu saya hanya menjual di pasar malam, namun, sejak corona usaha macet total, tapi syukurlah di kota Soppeng bisa menjual, meski pendapatan tidak sama dengan pasar malam tapi sudah bisa bertahan hidup ditengah pandemi ini,” ujarnya. (AT)