IMG_20180625_081135-700x400-420x240

Kapolres Soppeng: Netralitas Polri Harga Mati

SoppengToday – Jelang pemilihan gubernur Sulawesi Selatan 27 Juni 2018, Kapolres Soppeng AKBP Dedi Dewantho. SIK, menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan TPS di lapangan Gasis pada Senin 25/6/18 pagi ini.

Dalam apel tersebut Kapolres Soppeng menegaskan kepada seluruh anggota bahwa seluruh personil dan jajaran anggota kepolisian yang ada di Kabupaten Soppeng harus netral.

“Sesuai dengan Instruksi Bapak Kapolri, netralitas harga mati, tidak boleh ditawar tawar,” ungkap Kapolres Soppeng.

Hal itu sesuai dengan Pasal 28 Undang-undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 bahwa Polri harus bersifat netral.

“Kami imbau kepada seluruh anggota agar tidak terpengaruh pada salah satu kepentingan atau ikut berpolitik praktis,” tegasnya, dihadapan seluruh pasukan pengamanan.

Kapolres juga menegaskan, tak main-main jika ditemukan polisi yang tidak netral dalam proses Pilgub Sulsel nanti maka akan diberikan sanksi cukup keras. Bahkan sanksi tidak hanya mutasi yang bersifat demosi, tapi juga bisa mutasi keluar dari wilayah kerja.

“Kami akan berikan sanksi tegas. Tergantung dari kesalahan yang dilakukan. Bahkan saya secara tegas memberikan ancaman Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH),” tegas AKBP Dedi

Menutup Apel ini, dihadapan seluruh PJU dan personil Polres dan Polsek Soppeng. Kapolres Soppeng meminta kepada seluruh personil untuk tetap mengedapankan kewaspadaan, kesiapsiagaan khususnya pengamanan TPS, tidak boleh meninggalkan wilayah tugas.(As)

Tinggalkan Balasan