IMG-20181218-WA0031-700x375

Kapak Jaman Purba, Dipamerkan di Festival Budaya Lagaligo

Soppeng Today – Kapak Beliung benda peninggalan Prasejarah yang digunakan oleh manusia purba untuk kegiatan bercocok tanam dipamerkan di Festival Lagaligo, Selasa, 18/12/2018.

Kapak Beliung tersebut digunakan oleh Manusia Purba sekitar 2000 tahun sebelum masehi. Dimana pada saat itu merupakan tahap peralihan kehidupan manusia purba dari “food gathering” menjadi “food producing”.

“Pada jaman Neolitikum, manusia purba menggunakan Kapak Beliung Ini untuk bercocok tanam”. Ungkap Andony, mahasiswa Jurusan Arkeologi Fakuktas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin Makassar.

Menurut Andony, yang membedakan Kapak Beliung ini dengan batuan-batuan jenis lainnya adalah dari atribut dan aksesorisnya, dilihat dari kondisi batunya, serta ciri-cirinya yang memiliki lekungan-lekungan bekas pahatan membentuk garis-garis berbentuk lekungan.

Ditambahkan Nurmagfirah Ismail, yang juga ikut menjaga stand Pameran Benda peninggalan prasejarah di festival Lagaligo, Kapak Beliung ini ditemukan di daerah Kalumpang, Mamuju dan juga daerah Mallawa yang sekarang di Museumkan di Laboratorium Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin.

Dia berharap, kegiatan ini kedepannya mampu memberi informasi serta pengetahuan kepada masyarakat terkait arkeologi dan benda-benda peninggalan prasejarah. (R).