IMG_20200407_162430_copy_700x375

Jubir Covid-19: Tidak Ada Positif Corona di Soppeng, ODP Sebagian Besar Pendatang

Soppeng Today – Jubir Covid 19 dra, Suriasni menegaskan bahwa untuk Kabupaten Soppeng tidak ada Positif Covid 19 atau Corona.

Hal ini disampaikan Suriasni dalam konferensi Pers nya di media center gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Soppeng, Selasa (7/4/2020)

“Memang tadinya ada yang dinyatakan Positif satu orang, tapi dia itu bukan orang Soppeng dan setelah dikembalikan datanya ke daerah asalnya maka Soppeng dinyatakan nihil (positif Covid 19),” kata Suriasni.

Memang kata Suriasni, setelah yang bersangkutan tiba di Soppeng dan terdeksi ada gejala, langsung kita tangani dan dibawah ke Makkasar untuk perawatan lebih lanjut, jelasnya.

Adapun orang orang yang pernah berintraksi dengan yang bersangkutan, sudah diperiksa (di Lab Makassar) dan hasilnya negatif.

“Memang ada kemarin di Soppeng yang diambil sampelnya dan diperiksa dan hasilnya negatif” jelasnya

Jubir Covid 19 dalam keterangan pers nya menyebutkan bahwa ODP di Kabupaten Soppeng sebelumnya ada 37 orang, selesai dalam pemantauan dan dinyatakan sehat sebanyak 11 orang, sehingga, untuk ODP saat ini di Soppeng ada 26 orang.

Lanjut Suriasni, untuk PDP 10 orang, 6 dinyatakan sehat dan yang masih dalam perawatan ada 4 orang. Sedangkan positif yang tadinya adalah satu sekarang dinyatakan nihil

“Kenapa nihil, karena yang bersangkutan bukan warga Soppeng maka datanya akan dikembalikan ke wilayah domosilinya sesuai aturan Kemenkes. Saat ini yang bersangkutan datanya masih masuk di Makassar sesuai rumah sakit yang merawatnya untuk sementara,” ucap Jubir Covid 19.

Persebaran ODP, ungkap Jubir, sebagian besar adalah pendatang atau orang yang pernah melakukan perjalanan keluar kemudian kembali ke Soppeng.

Jubir Covid 19 Suriasni merinci jumlah pesebaran ODP yakni, yang berasal dari kota makassar sebanyak ada 14 orang, berasal dari Gowa 12 orang, dari Malasya 3 orang, Jawa Barat 2 orang, Jawa Tengah 1 orang, Jawa Timur 2 orang, Jakarta 3 orang.

Suriasni mengimbau kepada masyarakat agar tidak usah panik, tetap tinggal di rumah, jaga kesehatan dan kebersihan, dan hindari berkumpul dengan banyak orang (Social Distancing) serta menggunakan masker jika hendak keluar rumah jika dengan terpaksa ada urusan penting, dan yang lebih pentingnya lagi sering sering cuci tangan, imbaunya. (AT)