IMG_20201218_203450_copy_700x400

Jaringan Demokrasi Indonesia Rakor Evaluasi Bertajuk “Ngopi”, Ngobrol Pilkada

Soppeng Today – Pasca pilkada serentak yang digelar di 12 Kabupaten dan Kota se Sulawesi Selatan, Jaringan Demokrasi Indonesia JaDi Sul-Sel melakukan rapat Rapat Evaluasi yang bertajuk “Ngopi’ Ngobrol Pilkada tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 18/12/2020 di Kafe Pegasus Makassar.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh para mantan penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu) dan pemerhati Demokrasi.

Mardiana Rusli dalam pengantarnya sebagai Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia Sulsel menyampaikan jika, dalam pilkada serentak di Sulsel menyisakan beberapa catatan kritis yang akan menjadi rekomendasi ke pembuat regulasi (Pemerintah-DPR) dan penyelenggara, terutama berkaitan partisipasi publik, hak hak warga negara serta bangunan demokrasi.

Sementara Dr. Sakkapati SH MH yang merupakan Presidium JADI Sulsel mengkritisi beberapa hal non teknis. Menurutnya, untuk melahirkan pemilihan yang baik kuncinya dari pembentukan tim sel, karena tim sel ini yang akan melahirkan komisioner dan pimpinan Bawaslu yang betul betul siap mental dan siap secara teknis,

Idealnya, kata Dr Sakkapati, KPU harus selesai dengan dirinya supaya bisa fokus bekerja sesuai dengan tupoksinya, terbukti dalam beberapa tahapan yang akan terlaksana, akan tetapi regulasi yang mengatur belum keluar dari KPU.

Selain KPU termasuk pula soal penangan pelanggaran oleh Bawaslu juga tidak luput dari amatan Sakkapati warga kelahiran Soppeng ini.

Dalam pandangannya, pelanggaran pidana terlalu singkat dan proses pembuktiannya juga sangat ketat dan formalistik sehingga itulah faktor kenapa selama ini sedikit pelanggaran yang bisa dibuktikan.

Dalam acara tersebut hadir pula kordinator Advokasi ABDUL RASYID, memberikan catatan soal SDM penyelenggara, sosialisasi dan bimtek yang kurang maksimal.

Hadir pula dalam acara tersebut Syarif Amir (mantan ketua KPU Makassar), Attaharia Nas (Takalar) Veronika (Bone), Arif (Gowa) dan beberapa pemerhati Pemilu yang berkesempatan hadir.

Dalam waktu dekat Catatan hasil evaluasi pilkada serentak 2020 akan diserahkan oleh pengurus JADI Sulsel sebagai bahan masukan untuk pemilihan akan datang.

Sekadar diketahui pengurus JADI Sulsel telah mengambil bagian sebagai Panelis, host, pembicara dalam pilkada serentak di Sulsel. (AT)