IMG_20200418_150525_copy_700x375.jpg

Hmm…

Soppeng Today – Seiring merebaknya pandemi Virus Corona, pemerintah telah mengeluarkan surat edaran yang di barengi dengan maklumat Kapolri agar melaksanakan Social Distancing

Dalam maklumat Kapolri salah satunya adalah melarang adanya orang berkumpul, sedangkan dalam surat edaran Bupati Soppeng warung hanya diperbolehkan menjual dengan cara beli pesanan bungkus.

Namun di Soppeng terlihat tidak semua mengindahkan imbauan pemerintah ini. Bahkan kesannya hanya pengusaha kecil yang patuh dengan imbauan pemerintah tersebut.

Salah satu contoh pengusaha menengah kaatas yakni warung padang yang ada di Soppeng diduga tidak mengindahkan imbauan pemerintah

Sementara, warung yang tergolong menengah kebawah ini terlihat lebih patuh dengan memilih menutup usahanya guna mematuhi imbauan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Mengenai maklumat Kapolri, Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amri menjelaskan, kalau maklumat Kapolri itu tidak bersanksi yang bersanksi itu kalau ada didalam UU Pidananya. Pidana nya ketika sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kepres tentang darurat kesehatan, maka UU karantina kesehatan yang berlaku, jelas AKP Amri, Sabtu (18/4/2020).

“Kenapa kita larang orang berkumpul, itu untuk menghindari penyebaran virus,” ungkapnya

Akan tetapi kata Amri, tidak boleh ditutup warungnya orang. Kalau penutupan itu dalam kondisi tertentu ditindak lanjuti oleh pemda untuk mencabut ijinnya.

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, maka dalam setiap patroli itu kita himbau pengusaha warung untuk membantu menjalankan ketetapan pemerintah itu dengan cara mengimbaukan kepada pengunjung warung nya agar jangan ada ngumpul ngumpul, beli saja lalu pulang atau kalau dengan terpaksa mengatur jarak minimal 2 meter.

“Nah kalau dia tidak mendukung itu dia kena pasal,” tegas Amri. (AT)