2019-10-10_21-54-18-051

Harga Rokok Bakal Naik 40.000, Soppeng Akan Punya Pabrik Rokor Sendiri

Soppeng Today – Kabupaten Soppeng bakal memiliki pabrik rokok sendiri,dimana, ini akan mengakomodir pengusaha rokok tembakau lokal di Soppeng sehingga tidak lagi memproduksi secara manual.

Pabrik rokok tersebut kata Kadis Koperindag A. Makkarakka, saat ini sementara dibangun di Coppo Benteng Kelurahan Ompo Kecamatan Lalabata dan akan selesai dalam tahun ini.

“Insya Allah dalam tahun ini akan selesai. Pabrik rokok tersebut masih ada di Jawa dan sudah di kemas untuk nantinya akan dikirim ke Soppeng setelah pabrik selesai dibangun,” kata A. Makkarakka Kamis, (10/10/2019)

“Ada 12 lebih pengusaha rokok di Soppeng semuanya nanti kita akan akomodir untuk mengolah prodak rokoknya di Coppo Benteng. Kita juga bekerjasama dengan pihak Bea Cukai Pare-Pare. Jadi rokok rokok yang sudah jadi langsung diberi label bea cukai,” tambahnya.

Dari kerjasama dengan pihak bea cukai tersebut itu kata A. Makkarakka, Kabupaten Soppeng bisa mendapatkan PAD yang diperkirakan bisa mencapai 2 Milyar lebih sesuai hitung hitungan dari persen pajak Bea Cukai dari 20 Milyar lebih yang keluar, jelasnya.

“Ini satu satunya di luar Pulau Jawa pertama dibuat sentra di Sulawesi Selatan adalah Soppeng dan nanti pada saat peresmiannya akan dihadiri oleh Menteri Keuangan dan Menteri Perindustrian,” ungkap Kadis Koperindag

Ditanya ini inisiatif siapa?, Andi Makkarakka menjelaskan, “Ini adalah inisiatif pak Bupati sendiri dan pola pikirnya,” jawabnya

Andi Makkarakka juga mengungkapkan jika, di tahun 2020 diperkirakan kenaikan rokok bisa mencapai kisaran 40 persen.

“Dengan adanya pabrik rokok kita nanti harga rokok produksi lokal Soppeng hanya kisaran 15 ribu. Namun kualitasnya bisa bersaing dengan rokok kelas menengah keatas, karena kita tahu Soppeng memiliki kualitas tembakau yang bisa diandalkan,” pungkasnya. (AT)