1fc9650033eaee1294318c8052ad8fa9_copy_700x400

Fenomena Koko di Soppeng, Ada Indikasi “Perjudian”

Soppeng Today – Dibalik adanya suara kolom kosong di Soppeng sebesar 13 persen lebih, Direktur Eksekutif Nurani Consultan DR Nurmal Idrus menilai jika, ini merupakan fenomena baru di Pilkada Soppeng 2020.

Menurut Nurmal, H.A.Kaswadi selaku Bupati Soppeng yang mendulang banyak prestasi sepatutnya tidak begitu sulit untuk meraih suara minimal 90 persen. Namun DR Nurmal menilai Pilkada kali ini bukan lagi suka atau tidak suka terhadap calon pemimpinnya tapi ada indikasi lain yakni salahsatunya adalah “Perjudian”.

“Begini, di Tps warga itu ada yang bertaruh 80-20 persen, artinya, kalau suara Koko bisa capai 20 persen di wilayah itu maka pemegang Koko yang menang dalam pertaruhan,” kata DR. Nurmal, pasa Selasa 15/12/2020 lalu di Warkop Bahagia.

“Jadi misalkan ia ber taruh 30juta, secara otomatis dia bisa saja berkorbankan materi mempengaruhi warga demi untuk kemenangannya itu,” ungkap Nurmal.

“Itulah salah satunya fenomena yang terjadi di Pilkada Soppeng,” pungkasnya.

Indikasi lain terkait fakta lapangan suara Koko yang ditemukan oleh tim pemantau Soppeng Today bahwa, ada banyak ex pendukung/relawan LHD yang membelot

Salahsatu narasumber yang minta namanya tidak di mediakan mengatakan, “Sebenarnya kalau Pung Aji Dulli tidak ada masalah tapi karena wakilnya yang saya tidak suka, banyak janji janiinya dulu dan setelah itu kita tidak pernah diperdulikan lagi, nanti mencalon wakil baru itu dia mau lia lia kita lagi,” ungkapnya

“Padahal itu masih keluarga saya, tapi saya tidak dukung,” pungkasnya.

Hasil investigasi media ini juga menemukan indikasi bahwa, adanya ex pendukung LHD yang merasa kecewa dan meluapkan kekecewaan dengan membelot ke kotak kosong.

Selain itu, partai pendukung Akar-LHD diduga kebanyakan hanya sekedar formalitas saja bahkan beredar isu adanya permainan dua mata kaki (Kiri kanan aman)

Ketulusan hati H.A.Kaswadi dengan semboyang tanpa sekatnya yang ingin menyatukan kembali masyarakat Soppeng akibat perseteruan di Pilkada 2015 lalu, hampir saja tidak sukses oleh karena ada banyaknya pendukung-pendukung LHD yang membelot

Sementara di pihak pendukung juga ditimpali kekecewa akibat berpasangan dengan mantan Rivalnya, namun, berkat rasa fanatisme dan militansinya terhadap Akar tetap menentukan sikap kesetiaan.

“Coba apoje tania Pung Dulli wakkitan, de sedding wulle dukung ngi. Ipa bali riolo,” ujar warga kayangan ini dalam bahasa bugis.

Kata warga yang sempat di temui wartawan media ini mengungkapkan, Bupati Soppeng H.A.Kaswadi patut kita hargai dan banggakan atas ketulusan dan kepolosan hatinya untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Soppeng

“Pung Dulli benar-benar tulus ingin mempersembahkan yang terbaik untuk Soppeng, coba kita lihat kalau memang beliau gila gila kekuasaan pastinya akan jalankan Dinasti Politik bukan justru mantan rivalnya yang digandeng jadi wakil. Bisa saja yang digandeng adalah orang-orang pilihannya yang bisa melanjutkan dan mengamankan kebijakannya yang akan datang,” ujar Ma’aruf Amin.

“Jadi beliau patut kita hargai dan banggakan karena tidak mementingkan pribadi melainkan untuk kepentingan masyarakat banyak,” ungkapnya

“Semoga pak Lutfi Halide yang memiliki basic Ir pertanian kedepannya bisa lebih meningkatkan lagi pertanian di Soppeng,” harapnya.

Opini Redaksi, “Beda wakil, beda karakter?”

Banyak kalangan yang menilai, karakter pribadi Supriansa akan berbeda dengan Lutfi Halide

Supriansa, sejak masih calon wakil bupati sampai jadi wakil bupati dan hingga saat ini sudah menjadi Anggota DPRI RI memiliki pribadi yang tulus, bersahabat, rendah hati dan merakyat

Supriansa mantan wakil bupati Soppeng adalah sosok yang sederhana dan tidak sombong, keluhkesah masyarakat Soppeng senantiasa diresponnya dengan cepat dan bahkan hampir semua tidak ada yang dilewatkan baik panggilan maupun chat di ponselnya baik kepada warga Soppeng maupun dengan awak media

Berbanding terbalik dengan Lutfi Halide beberapa kali dihubungi wartawan media ini namun tak satu kalipun diangkatnya ketika di chat via WA hanya tercentang biru namun tidak ada tanggapan apa-apa. Padahal belum terpilih sebagai wakil bupati. Bagaimana nanti ya kalau sudah resmi dilantik sebagai Wakil Bupati?,

Harapan kita semoga nantinya LHD secara maksimal dapat menampung aspirasi masyarakat Soppeng dan menepati janji-janjinya. (AT)