IMG_20180724_194252-700x400-525x300

Ex Ketua KPU Soppeng, Ajukan Gugatan Perkara Pilkada di MK

Soppeng Today – Dimusim Pilkada ini ada sekitar kurang lebih 72 perkara pilkada yang terdaftar di Mahkamah Konstitusi. Salah satunya adalah perkara Pilkada Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara, yang mana, perkara pilkadanya ditangani oleh mantan ketua KPUD Soppeng, Abd Rasyd, SH.

Menurut ABD Rasyd, SH, perkara pilkada Bolaang Mongondow Utara sangat memenuhi syarat untuk diajukan di Mahkamah Konsitusi, dimana, selisih suara adalah 0,44 persen.

ABD Rasyd, SH selaku ketua Tim Advokasi Paslon nomor 3 calon Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs H. Hamdan Datunsolang yang kalah tipis 0,44 persen dan paslon Bupati Petahana Drs, Depri Pontoh, akan menggugat KPU Bolaang Mongondow Utara dan dalam hal ini pihak terkait adalah paslon Petahana nomor urut 2.

Diungkapkan ABD Rasyd, Paslon petahana nomor urut 2, diduga melakukan kecurangan yang ter struktur dan masif.

“Indikasi-indikasi pelanggaran yang kami lihat bahwa, di Bolaang Mongondow Utara itu, diduga ada pelanggaran yang Sistemasitis, terstruktur dan masif. Karena yang menang disana itu adalah Bupati Petahana. Dimasa-masa kampanye itu dia mengundang para kepala Dinas, Camat, bahkan sampai kepala desa dan aparat desa, dia menyampaikan agar kiranya bersatu menghadapi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati” ucap Rasyd, Selasa, (24/7/2018)

“Selain itu, memang terdapat bukti adanya indikasi money politik, bagi bagi uang, dan diberbagai kegiatan banyak pegawai atau ASN menunujukkan angka jari 2 sebagai simbol bahwa pilih nomor 2, dan itu sangat masif. Sementara, Panwaslu sebagai badan pengawas yang setianya adalah pengawas pelanggaran justru tidak menindak lanjuti laporan-laporan paslon dalam hal ini adalah paslon nomor 3 Drs H. Hamdan Datunsolang,” ungkap Rasyd.

Dikatakan ABD Rasyd, selaku kuasa hukum penggugat, dirinya memiliki dokumen-dokumen terkait dengan hasil pemilihan suara juga memiliki dokumen terkait pelanggaran juga memiliki video dan rekaman pada saat minggu tenang dimana, bupati petahana menyampaikan ajakan-ajakan bersatu untuk memilihnya.

“juga ada intimidasi-intimidasi untuk bersatu memilih pasangan nomor 2” ungkapnya lagi

Ditambahkan Rasyd, rencana pada tanggal 26 Juli 2018 sudah memulai pemeriksaan tahap perkara akan berlansung di Mahkamah Konstitusi, sampai Agustus terakhir bulan September.

Rasyd juga mengungkapkan akan menjadi kuasa hukum di beberapa perkara pilkada di Sul-Sel.

Untuk diketahui, Pilkada Bolaang Mongondow Utara (Sulut) dimenangkan oleh pasangan Bupati Petahana nomor urut 2, Drs H Depri Pontoh berpasangan dengan Amin Lasena dengan perolehan suara sebesar, 19.645 atau 39.79 %.

Berita Terkini Seputar Soppeng, Semua Ada di > Soppeng Info

Sementara calon bupati nomor urut 2, Drs H. Hamdan Datunsolang berpasangan dengan Drs H. Murianto Babay dengan perolehan suara sebesar, 19.202 atau 38.89 %. (As)

Tinggalkan Balasan