IMG 20200208 160445

Diduga Ada Indikasi Korupsi, Warga Minta Polisi Lidik Kades Bulu’E

Soppeng Today – Warga masyarakat Desa Bulu’E Kecamatan Marioriawa Batu -Batu Soppeng mengeluhkan pekerjaan rabat beton penghubung antara RW Kajuara – Galungkalungnge yang menggunakan anggaran Dana Desa Tahun 2017.

Pasalnya kata warga, baru 1 minggu setelah selesai dikerja sudah terkelupas dan ber debu saat tertiup angin, kata Warga Desa Bulu’E (Jumain), Sabtu (8/2/2020).

“Bagaimana mau tidak terkupas kalau materialnya hanya menggunakan Sertu (Pasir Batu),” kesal dia.

Bukan hanya itu, tambah Jumalin, tapi kami menduga pekerjaan rabat beton Desa Bulu’E mulai dari tahun 2015 sampai 2018 itu menggunakan sertu bukan kerikil

“Pekerjaan Rabat beton tersebut di RW Wawo, Galungnge, Poro, Datae, gelleng nge hanya mengguna sertu (Pasir Batu) seharusnya krikil. Ini hampir disemua di kegiatan,” tambah dia

“Sedangkan di Tahun 2019 ini masih ada juga pekerjaan nya yang menggunakan sertu nanti ada masyarakat yang protes baru menggunakan krikil, ungkap Jumain.

Olehnya itu tutur Jumain, kami sebagai warga masyarakat Minta Polisi Lidik Kades Bulu’E

“Itu harapan kami, bukan hanya itu ada pembelanjaan semen yang diduga harganya di MarkUp, masa ada semen harganya 80 ribu lebih per sak di tahun 2016,” pungkasnya.

Di waktu yang sama, Ketua BPD Bulu’E saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pada saat pengesahan kami sepakat semua bekerja. Pak Desa sebagai pelaksana kami sebagai pengawas.

“Namun, pada saat mulai pekerjaan tidak pernah kades maupun pelaksana kegiatan tidak transparansi soal pekerjaan ini. RAB tidak pernah diperlihatkan ke kami selaku pengawas maupun gambar, kata Hasanuddin, Ketua BPD Bulu,E yang di dampingi oleh Sekertaris (Hasbi Rasydik) dan Wakil (Sartono)

Kalaupun saya akan dipanggil Polisi dan dimintai pernyataan saya, saya siap memberi keterangan yang sebenarnya, tegasnya ketua BPD ini.

Sementara Kepala Desa Bulu’E Abdul Majid saat dikonfirmasi Soppeng Today mengatakan tidak bisa menjelaskan karena kasus ini sudah di Investigasi oleh Inspektorat

“Eeee sementara mi katanya itu karna sudah anumi, sudah di Investigasimi sekarang oleh Inspektorat dulu ini,” kata Kades Bulu’E, Sabtu, 8/2/2020. (AT)