IMG_20190819_095040-700x400

Danramil Lilirilau: Kecintaan Saya Terhadap NKRI Terukir Mas di Dada

Soppeng Today – Pakai Dinas Militer yang sudah terlihat mulai usang dikenakan Danramil Lilirilau Kapten Warsono, membahasakan jika dia adalah seorang Militer Sejati yang sederhana.

Namun, dibalik kesederhanaan Kapten yang 5 bulan lagi akan pensiun di Militer ini terlihat menyandang Puluhan Wing lambang penghargaan atas jasa jasanya terhadap NKRI.

Kapten Warsono mendapatkan perhargaan Bintang Seroja, setelah 5 kali mempertaruhkan nyawa dalam kontak senjata saat bertugas di Timor Timur pada Tahun 1986.

Operasi Irian Barat pada Tahun 97 sampai 98 juga, Kapten Warsono tidak luput dari keterlibatannya mengukuhkan NKRI. Operasi Aceh ia jalani di Tahun 1998 sampai 1999.

bertugas Perbatasan Indonesia Timur Leste di Tahun 2000 sampai 2001 pun tidak terlepas dari tanggung jawabnya dalan menjaga keutuhan wilayah NKRI.

Sebelum masuk pada satuan Teritorial, Kapten Warsono juga dua kali terlibat dalam Operasi Poso hingga masa abdi terhadap Negara saat ini sudah mencapai 32 tahun.

Dalam setiap tugas tugas yang Negara yang di embannya Kapten Warsono memiliki satu prinsip

“Demi Negara, nyawa tidak pernah saya pikirkan. Semua saya serahkan kepada Tuhan sang Pencipta,” ungkap Kapten Warsono usai Upacara HUT RI ke 74 di Lapangan Gasis lalu.

Atas kecintaannya terhadap Negara, Kapten Warsono mengukirnya dengan dengan kata kata

“Sebagai Militer sejati, Cinta saya terhadap NKRI terukir emas didada yang Abadi hingga akhir hayat,” ungkapnya.

Danramil Lilirilau, Kapten Wasono 5 bulan kedepannya akan pensiun, ditanya Soppeng Today setelah pensiun kegiatan apa yang akan dilakukan?

Jawabnya, “Setelah pensiun nanti, saya akan melakukan kegiatan yang bisa menghidupi keluarga,”. (AT)