IMG_20200515_173847_copy_700x350

Cerita Mistik Dibalik Meninggalnya Tahanan Kasus Narkoba Kejaksaan Soppeng

Soppeng Today – ED (44) warga Desa Abbanuang nge, Dusung Saleng, Kecamatan Lilirilau tahanan Kejaksaan Soppeng dalam kasus narkoba yang meninggal pada Kamis 14/5/2020 kemarin meninggalkan cerita mistis.

Menurut Samsia (istri almarhum), suaminya meninggal dengan sekujur tubuh menjadi hitam, hal tersebut dalam pemahaman dan keyakinannya karena ‘Atikkengeng’ (Mistis)

“Kalau keterangan dari rumah sakit bapaknya meninggal karena serangan jantung, tapi saya orang bugis itu pemahamanku Atikengeng (Mistis),” kata Samsia saat dihubungi Soppeng Today via seluler, Jumat 15/5/2020.

“Sehari sebelum meninggal ponakannya (almarhum) antar anaknya yang nomor 2 pergi menjenguk bapaknya di dalam sel. Teman sesama selnya menceritakan ke ponakannya (Almarhum) kalau bapaknya itu malamnya kesurupan. Siangnya di sidang setelah itu malamnya sudah meninggal,” tambah Samsia.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Soppeng Hedra Setya, SH membenarkan adanya terdakwa kasus narkoba yang meninggal

“Kemarin kejadiannya meninggal, terdakwanya atas namanya Erdin perkara narkoba. Dari hasil pemeriksaan visumnya tidak ada tanda tanda kekerasan, untuk hasil rapid testnya juga negatif,” kata Hendra Setya, SH.

“Kemarin sidangnya dalam tahap pemeriksaan saksi, sidangnya hari Rabu itu sehat sehat saja menghadiri sidang dan tidak ada keluhan apa apa, tidak ada tanda tanda sakit. Cuma malamnya jam 2 informasi yang kami dapat dia kejang kejang dan sudah tidak sadarkan diri lagi dan meninggal,” jelas Kasi Pidum.

“Ada teman se kamarnya itu yang melihat dia kejang kejang dan mengorok, proses evakuasinya oleh tim medis ke rumah sakit Latemmala dengan protap covid menggunakan APD medis. Namun hasil rapid testnya negatir,” tambahnya.

“Dari hasil virus dokter di indikasikan meninggal karena serangan jantung,” pungkas Hendra.

Untuk diketahui, almarhum Erdin yang merupakan tahanan titipan Kejaksaan Soppeng di Polsek Polsek Lalabata dalam kasus tindak pidana penyalahgunakan narkoba. Almahum Erdin meninggalkan seorang istri dan 3 orang anak.

Pihak keluarga Almahum meyakini jika meninggalnya Erdin ada faktor mistis dan menolak jenazah almarhum untuk di autopsi

Erdin di kebumikan kamis kemarin sekira pukul 2 di kampung halamannya di Desa Abbanuang nge, Dusung Saleng, Kecamatan Lilirilau. (AT)