Screenshot_2018_1217_150026-700x400

Bikin Merinding, Sumpah Setia Prajurit Datu Mario

Soppeng Today – Tradisi Sastra lisan Mousong adat budaya Addatuang Mario dalam menjaga persatuan dan kesatuan dipersembahkan dalam kirab Festival Lagaligo, Senin, 17/12/2018.

Tradisi ini adalah pernyataan sumpah Prajurit Kerajaan Mario yang disampaikan kepada Sang Raja Datu Mario sebagai wujud kesetiaan prajurit kerajaan.

Tradisi lisan mousung atau sumpah prajurit ini dipersembahkan kepada Bupati Soppeng H A. Kaswadi yang dilakukan oleh kelompok Budaya Marioriwawo.

Dalam satra lisannya sumpah tersebut berbunyi dalam bahasa Bugis

“Tabe Pung, taddampengennga maraja ilaleng ati mapaccitta, ritudangeng kadera masagenata, pada engkaki maddeppungeng mancaji sabbi,”

“Tabe pung, idimi wala pangulu, idi tomi wala pattengre idimi urampe esso wenni, idi tomi ufinawa-nawa ritinroku. Appesabbiki aga ufegau, appe cellaki upucakka. Narekko baja sangadie engka ada tenna teppa lila, engka pakkita tenna sio mata, engka gau tennafakedo watakkale appauki Pung….iyya riolota iyya to ri mongritta.

Dalam bahasa Indonesianya seperti ini

Permisi Tuan, saya meminta maaf yang sebesar besarnya didalam hati yang bersih dalam kursi yang luasnya, kita semua pada berkumpul menjadi saksi

“Permisi Pung.. tuanku adalah panutanku dan tuanku juga peganganku, tuanku yang saya sebut siang malam, tuanku juga yang menjadi hiasan angan dalam tidurku,”

“Tuanku menjadi saksi, apa yang akan kulakukan. Berkata merah akan kami merahkan, jika esok lusa ada kata yang tidak diucapkan lidah, ada peglihatan yang tidak diikat mata, jika ada gerakan yang tidak digerakkan tubuh, bertitahlah wahai tuanku, saya didepannya dan saya pula dibelakangnya,” kata dalam sumpah prajurit Mario tersebut sambil menghunus Badik

Terlihat para Laskar Prajurit Mario ini menyuarakan sumpahnya dengan suara lantang dan bergetar sembari mengangkat badik sebagai tanda kesetiaan siap perang dalam menjaga kerajaan, persatuan dan kesatuan.

Diketahui, Kirab ini diikuti oleh semua kecamatan, Kelurahan, desa, SKPD dan masyarakat adat Soppeng.

Setelah Kirab Budaya Festival Lagaligo ini, hari ini juga akan dibuka secara resmi Festival Budaya Lagaligo III yang akan berlangsung di Waduk Ompo yang diagendakan akan dibuka oleh Gubernu Sulsel. (AT)