IMG_20190323_215504-700x400

Beredar Rumor Akar dan Super Pecah Kongsi, Begini Jadinya

Soppeng Today – Bupati Soppeng A. Kaswadi dan Wakil Bupati Soppeng Supriansa yang dikenal dengan Tagline Akar-Super pemenang Pilkada 2015 lalu, “Tidak Pecah Kongsi”.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Soppeng pada acara Hari Jadi Soppeng yang ke 758 di lapangan Gasis Watansoppeng, Sabtu, 23/3/2019.

“Saya dan Supriansa tidak pecah kongsi. Namun, ada perjuangan lain yang harus dilakukan untuk Kabupaten Soppeng,” ungkap, A. Kaswadi Razak.

“Kami tidak seperti daerah-daerah lain yang biasa terjadi,”

Dari pemantauan Soppeng Today, munculnya pernyataan A. Kaswadi oleh karena adanya spekulasi yang berkembang di masyarakat yang menilai Akar dan Super pecah kongsi dipicu mundur Supriansa sebagai wakil Bupati Soppeng dan maju sebagai Caleg DPR RI.

Menanggapi pernyataan Bupati Soppeng, Mantan Wakil Bupati Soppeng Supriansa membenarkan tidak adanya pecah kongsi tersebut.

“Saya dan pak Bupati tidak pernah pecah kongsi, saya meninggalkan kursi empuk yang saya peroleh dengan penuh perjuangan karena cita cita besar untuk Soppeng,” ucap Supriansa

“Kalau untuk kepentingan pribadi saya untuk apa saya mundur dan meninggal jabatan yang sudah nyaman sebagai orang nomor dua di Soppeng,” urainya

“Akan tetapi ada komitmen, jika saya diberi amanah oleh masyarakat Soppeng maka, saya berjuang untuk masyarakat Soppeng ditingkat pusat sedangkan pak Bupati membangun dan mensejahteraan masyarakat ditingkat daerah,”jelasnya

“Akan ada Kolaborasi antara Pusat dan Daerah untuk Soppeng yang lebih baik,” ungkap Sarjana Hukum yang akrab dipanggil Supi ini.

Disinggung tentang janji kampanye lalu yang akan membangun Coppo Congki jika terpilih, mantan Wakil Bupati Soppeng ini mengatakan

“Justru itu, saya pernah berjanji ditengah masyarakat Marioriawa bahwa kalau saya terpilih sebagai wakil Bupati Soppeng maka saya akan membangun Coppo Congki dan jika dalam dua tahun saya tidak membangun bendungan Coppo Congki maka saya akan mengundurkan diri,” tegasnya

“Taro Ada Taro Gau, Ada Na Pangkaukeng, olehnya itu saya mengundurkan diri. Namun, saya mengundurkan diri bukan berarti saya meninggalkan warga masyarakat Soppeng tapi saya akan berjuang ditingkat yang lebih tinggi,”

Ditanya apa kendalanya tidak bisa membangun Coppo Congki dalam dua tahun masa jabatannya, Supriansa mengatakan, “Luasan area irigasi untuk bendungan Coppo Congki tidak pada wewenang Kabupaten dan itu anggarannya Ratusan Milyar hanya dapat ditalangi melalui APBN. Untuk itulah nawaitu saya maju di DPR RI.

“Insya Allah, jika masyakat Soppeng memberikan mandat pada saya untuk duduk di DPR RI maka janji saya terhadap Coppo Congki akan terjawab,” pungkas orang yang akrab dipanggil Pak Wakil oleh masyarakat Soppeng ini. (AT)