IMG_20190208_144153-700x500

Antisipasi DBD, Kades Rompegading Adakan Kerja Bhakti

Soppeng Today – Kepala Desa Rompegading Sakmawati Rahman mengarahkan aparat dan warganya mengadakan kerja bhakti, Jumat, 8/2/2019.

Kepala Desa Rompegading. Sakmawati Rahman

Kerja bhakti yang digelar tersebut tidak seperti biasanya. Kerja Bhakti kali ini adalah lebih fokus untuk membersihkan gorong gorong dan jembatan serta genangan air yang bisa menjadi tempat pengembakbiakan jentik nyamuk DBD.

“Kami memgarahkan semua RT dan kepala Dusun serta warga,” kata Kades Rompegading, Jumat, 8/2/2019, saat ditemui dirungannya.

“Setiap hari jumat kita adakan bersih bersih namun khusus untuk mencegah penyaki DBD kita fokus mengadakan pembersihan di jembatan got dan genangan air yang bisa menjadi sarang nyamum DBD,” tambahnha

“Alhamdulillah di desa kami belum ada kasus DBD,” ucapnya

Terkait masalah kebersihan menurut Kades Rompegading, telah membuat perdes pengelolaan sampah dan akan disanksi jika menemukan warga yang membuang sampah sembarangan.

Untuk sampah masyarakat lanjutnya, akan dijemput masing masing di rumahnya

Kades Rompegading mengungkapkan, melihat kejadian di Soppeng adanya korban DBD ia mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.

“Untuk mencegah penyakit pada masyarakat solusinya adalah mengajak warga hidup bersih dan sehat dengan tidak membuang sampah sembangan dan memelihara kebersihan,”

Sebagai kepala desa dan kaum perempuan Sakmawati juga berdaya ibu ibu rumah tangga dengan membentuk kelompok bernama ‘Tani Mawae’

“Kelompok ini Menanam sayur sayuran non pestiisida untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga.Ini adalah bagian untuk hidup sehat karena sayur sayurannya alami tanpa Pestisida,” pungkasnya.

Terkait menjaga kebersihan di Desa, Sekdes Rompegading Suriadi menambahkan bahwa telah ada Perdesnya dan mulai diberlakukan

Sekdes Rompegading, Suriadi

 

“Setiap warga yang ditemukan dan dilaporkan telah membuang sampah sembarangan sanksinya adalah denda sebesar 100ribu, 50ribu di kas desa dan 50ribu bagi yang melaporkan,” ucap Sekdes Rompegading Suriadi.(AT)