Screenshot_2020_0415_184127_copy_700x375.jpg

Alhamdulillah, Warga Soppeng Yang Terdampak Covid Akan Dapat Bantuan

Soppeng Today – Pemerintah Kabupaten Soppeng sedang melaksanakan Refocusing anggaran dimana anggaran APBD Soppeng akan di fokuskan untuk penanganan dampak Covid 19.

Hal ini dilakukan menurut Kadis Sosial Soppeng, oleh karena, dampak dari pandemi Covid 19 ini bukan hanya pada kesehatan masyarakat, akan tetapi juga berdampak pada perekonomian yang dirasakan oleh masyarakat kecil

“Arahan dari Kemendagri Tito Karvian agar segera mengeksekusi refocusing anggaran akan segera kita laksanakan,” kata A.Sumangerukka.

Sementara ini kata Andi, Dinas Sosial bersama Koperindag, PTSP dan Nakerstrans sementara melakukan pendataan

“Dari data yang masuk kita akan verifikasi dan validasi agar tidak tumpang tindih. Seperti yang sudah terima Bansos, PKH, dan Ranstra serta bantuan sembako tidak lagi dapat, diluar itu, itulah yang menjadi sasarannya yang akan dapat batuan,” jelasnya.

Andi Sumangerukkan memperjelas bahwa, yang akan dapat bantuan ini adalah pekerja yang informal dan yang formal. Pekerja formal itu ialah karyawan karyawan yang dirumahkan, sedangkan yang informal yakni pekerja yang memiliki status berusaha sendiri.

“Diantara lain termasuk penjual kaki lima” ucapnya.

Kadis Sosial mengatakan, paling lambat akhir bulan April kita sudah bergerak, anggarannya di BPKAD saat ini sementara melakukan Refocusing.

Anggaran untuk jaring sosial ini kata dia, menggunakan APBD dengan mengalih program lainnya untuk di Fokuskan penanganan pada dampak Covid 19 yakni masyarakat yang terkena dampak.

Mengenai besaran anggaran yang akan disalurkan ke masyarakat Andi Sumangerukka belum bisa menjelaskan

“Mengenai nilainya saat BPKAD sementara melakukan refocusing (Pengalihan Anggaran) berapa nanti dana APBD nya dan berapa jumlah data validasi warga yang terkena dampak Covid 19 akan dibagi habis,” pungkasnya. (AT)