IMG-20180713-WA0003-700x400-525x300

Alhamdulillah, Soppeng Keciprat DBH-CHT 4,2 Milyar

Soppeng Today – Diantara seluruh Kabupaten, Soppeng tercatat sebagai penghasil Cukai tembakau terbesar di Propinsi Sulawesi Selatan. Sehingga di tahun 2018 ini, Kabupaten Soppeng keciprat alokasi anggaran dana sebesar Rp. 4.220.593.000,-.

Besaran dana tersebut terungkap pada kegiatan sosialisasi ketentuan dibidang cukai dan penggunaan bagi hasil cukai hasil tembakau di ruang pola Kantor Bupati Soppeng, Kamis, (10/7/2018).

Diungkapkan Asisten II Perekonomian Drs.H.A.Akbar Nur Thahir bahwa, dana tersebut bersumber dari DBH-CHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) karena Soppeng menjadi penghasil cukai tembakau terbesar di Sulsel.

Menurut Asisten II Akbar, dana tersebut dialokasikan pada beberpa SKPD diantaranya Setda bagian perekonomian, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan RSUD Latemmamala Kabupaten Soppeng dengan harapan dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran

“Kepada penerima DBH-CHT supaya memanfaatkan dana ini dengan baik dan melakukan Pembinaan, Monitoring, dan evaluasi kepada pengusaha rokok, dan petani tembakau agar dana tersebut tepat sasaran,” harap Akbar.

Sementara, Kepala Biro Perekonomian Sekda Provinsi Sulsel DR.Since Erna Lamba, SP, MP yang hadir dalam sosialisasi ini mengatakan bahwa Kabupaten Soppeng patut bersyukur karena mendapatkan dana DBH-CHT terbesar se Sulawesi Selatan yakni 4,2 dari total 5 Milyar anggaran yang tersedia.

“Anggara dana yang tersedia 5 Milyar, Soppeng mendapatkan 4,2Milyar” tandasnya.

Menurutnya, Dana Bagi Hasil adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada
daerah dengan memperhatikan potensi daerah penghasil berdasarkan angka persentase tertentu.

“Tujuannya adalah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka, pelaksanaan desentralisasi yang bertujuan untuk memperbaiki keseimbangan vertikal antara pusat dan daerah dengan memperhatikan potensi daerah penghasil” paparnya. (Sf/As)

Tinggalkan Balasan