IMG_20200205_090555

Ada Sekolah di Soppeng, Diduga Adakan Pungli Berkedok Sumbangan

Soppeng Today – SMK Karya Tehnik Soppeng di duga mengadakan pungli berkedok sumbagan dengan mematok Nilai Sumbangan orang Tua siswa demi menghadapi Ujian Sekolah dan Ujian Nasional tahun 2020.

Tak tanggung tanggung, Sumbangan yang ditargetkan ke Siswa untuk kelas 3 sebesar 400 ribu.

Akibat Target Sumbangan tersebut,Orang Tua siswa yang enggang disebutkan namanya merasa sangat berat adanya hasil kesepakatan pihak sekolah dengan orang Tua siswa yang dinilai terlalu tinggi, dirinya juga heran adanya perlakuan seperti itu di terapkan di SMK Karya Tehnik Soppeng.

“Nominal itu sangat besar bagi saya, saya mengira sekolah sekarang anak anak sudah gratis, ternyata masih membayar juga,” kata Sumber yang minta namanya dirahasiakan wartawan.

Selain Sumbangan biaya Ujian oleh kelas 3, pihak sekolah juga di duga bebankan bagi siswa yang masih kelas 2 untuk biaya Praktek Kerja Industri sebesar 300 ribu.

Sementara itu, Bendahara SMK Karya Tehnik Soppeng, Darmawati di temui di ruangannya, Selasa (4/2/2020) menjelaskan bahwa pungutan yang dilakukan pihak sekolah semata mata demi kebutuhan siswa untuk Ujian.

Itu kami lakukan setelah melakukan Rapat Komite dengan orang Tua siswa dan semua tertuang di berita Acara bahkan ada surat pernyataan kami buatkan untuk di tanda tangani orang Siswa kalau tidak sempat hadir pada Rapat Komite.

“Kalau masalah Dana Bos itu sudah di atur oleh Juknis untuk pengelolaan Dananya,” kata Darmawati.

Untuk diketahui, Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 menegaskan bahwa Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif dilarang melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/walinya.

Laporan : Tri Wulan Jaya