IMG_20190323_114433-700x400

A. Kaswadi Ungkap Sejarah Nuansa ‘Kuning’ di Soppeng

Soppeng Today – Dalam pidato Bupati Soppeng A. Kaswadi pada HUT ke-758 menyinggung nuasa warna Kuning dominasi Soppeng

Didepan Gubernur dan masyarakat Soppeng, A. Kaswadi menyebutkan warna kuning di Soppeng memilik sejarah panjang

“Kenapa Kabupaten Soppeng bernuansa warna Kuning,”

“Perlu saya luruskan jika melihat banyak warna kuning bukan berarti saya adalah Ketua Partai. Namun Rumah Adat Kuning (Bola Ridie) menyimpan banyak sejarah sehingga Kuning merupakan simbol identik di Soppeng,” kata A. Kaswadi pada sambutannya di HUT Soppeng, Sabtu, 23/3/2019.

“Itulah sebabnya kenapa warna kuning selalu mendominasi Soppeng,”

“Iyya Mappa Coppoma,” candanya.

Referensi yang ditemukan Soppeng Today, menurut catatan sejarah, Kota Soppeng merupakan bekas Kota Kerajaan masa lampau yang memiliki wilayah kekuasaan dan pengaruh yang cukup luas yang dipimpin oleh Raja Pertama Soppeng “Latemmamala Manurung’e Ri Sekkanyilik”. Di kota ini terdapat komplek Istana Raja (Datu) Soppeng yang dibangun pada tahun 1261 M.

Di komplek ini terdapat sejumlah bangunan, diantaranya : Rumah Kuning (Bola Ridie), yang merupakan tempat penyimpanan benda-benda atribut Kerajaan Soppeng; SalassaE, yaitu bekas Istana Datu Soppeng; dan Menhir Latammapole, yaitu tempat melaksanakan hukuman bagi pelanggar adat.

Di dalam Komplek ini juga terdapat komplek makam Jera LompoE yang di dalamnya terdapat makam Raja-raja (Datu) Soppeng, Luwu, dan Sidrap pada abad XVII, serta komplek makam KalokoE Watu KalokoE Watu yang di dalamnya terdapat makam We Tenri Sui, ibu kandung Arung Palakka. (AT)